
Anggota DPR RI Subardi dan Rachmat Gobel.|Foto : Dok/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota DPR RI Subardi mengaku kehilangan sahabat dekatnya, Rachmat Gobel yang meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) karena serangan jantung. Subardi mengakui sosok almarhum merupakan politisi teladan.
Sejak menjabat Menteri Perdagangan, Wakil Ketua DPR RI dan kini rekan sesama di Komisi VI, kiprah almarhum patut dijadikan contoh. Meski dikenal konglomerat dan perintis perusahaan manufaktur elektronik di Indonesia, Rachmat Gobel masih berjuang di jalur politik untuk memakmurkan rakyat.
"Saya mengakui kiprahnya, pemikirannya, idealismenya. Beliau adalah teladan. Sekalipun konglomerat, almarhum memilih politik sebagai jalur perjuangan untuk memakmurkan rakyat," kenang Subardi dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Menurut Politisi Fraksi Partai NasDem itu, berita duka Rachmat Gobel datang tiba-tiba. Pasalnya, sehari sebelumnya Subardi masih bertemu dan berinteraksi seperti biasa. Bahkan selama empat hari terakhir Subardi masih membersamai Almarhum di forum-forum DPR, termasuk saat menerima delegasi resmi Gubernur Provinsi Aichi Jepang, Hideaki Ohmura beserta Kamar Dagang Nagoya di Gedung DPR RI.
Subardi menceritakan selama ini Gobel dalam kondisi sehat. Tugas-tugas kedewanan juga diemban dengan penuh dedikasi.
"Empat hari terakhir saya masih berinteraksi seperti biasa. Tampak sehat. Tentu sangat kehilangan. Orang baik wafat di hari baik," tambah Subardi.
Rachmat Gobel wafat di usia 63 tahun di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Almarhum dikenal sebagai politisi sekaligus filantropi. Di Partai NasDem, almarhum merupakan sosok yang dihormati karena pribadinya yang egaliter. Gobel juga dikenal sebagai sosok yang gemar berbagi ilmu terutama dalam mengelola perusahaan modern dan hubungan industrial yang harmonis. (rdn)