E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|SPMB
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|SPMB
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|SPMB
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Lucy Kurniasari Soroti Minimnya Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak

Diterbitkan
Senin, 29 Jun 2026 08.21 WIB
Bagikan:
Lucy Kurniasari Soroti Minimnya Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Lucy Kurniasari.|Foto : Sari/Alma

PARLEMENTARIA, Mataram - Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Lucy Kurniasari, mendorong agar rumah sakit yang mengusung konsep ramah anak turut memperkuat layanan kesehatan melalui penambahan dokter spesialis tumbuh kembang anak. Menurutnya, keberadaan layanan tersebut sangat dibutuhkan mengingat masih terbatasnya jumlah tenaga medis yang menangani gangguan tumbuh kembang anak.

 

Hal itu disampaikan Lucy berdasarkan pengalaman keluarganya saat mencari penanganan bagi cucunya yang mengalami cerebral palsy.

Lihat Juga :

Soroti Anak-anak Jadi Korban Kerusuhan, Vita Ervina Minta TGPF Pastikan Akses Keadilan

Soroti Anak-anak Jadi Korban Kerusuhan, Vita Ervina Minta TGPF Pastikan Akses Keadilan

Legislator Soroti Kurangnya Dokter Spesialis Pasca Meninggalnya Dokter Ortopedi di Sulbar

Legislator Soroti Kurangnya Dokter Spesialis Pasca Meninggalnya Dokter Ortopedi di Sulbar

 

“Saya tertarik dengan konsep rumah sakit ramah anak, tapi saya belum melihat disini ada dokter spesialis tumbuh kembang anak. Cucu saya ada delapan, lalu cucu saya yang keempat mengalami cerebral palsy akibat infeksi pada trimester ketiga kehamilan. Kondisinya baru disadari saat usia dua tahun,” ujar Lucy dalam kunjungan kerja ke RS Siloam Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (26/6/2026).

 

Lucy mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami kesulitan mencari dokter spesialis tumbuh kembang anak. Menurutnya, saat itu layanan tersebut hanya tersedia di Rumah Sakit di daerah Kelapa Gading, dengan antrean pasien yang sangat panjang hingga mencapai satu tahun.

 

“Cari dokter tumbuh kembang setengah mati karena ternyata sangat jarang. Waktu itu adanya di Rumah Sakit daerah Kelapa Gading dan antreannya tahunan,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, layanan tumbuh kembang tidak hanya mencakup konsultasi dokter, tetapi juga terapi khusus hingga pembuatan alat bantu seperti sepatu khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Karena itu, Lucy menilai layanan tersebut perlu diperluas agar masyarakat lebih mudah mengakses penanganan sejak dini.

 

Lebih lanjut, Lucy mengatakan jumlah pasien yang membutuhkan layanan tumbuh kembang cukup besar. Berdasarkan pengalamannya, terdapat sekitar 100 pasien yang menjalani penanganan, bahkan sebagian berasal dari luar daerah, termasuk Lombok.

 

“Saya melihat kasus tumbuh kembang itu banyak sekali. Waktu itu ada kira-kira 100 pasien, bahkan banyak juga yang dari Lombok. Saya melihat potensinya besar. Kalau tidak ada dokter spesialis tumbuh kembang disini, sayang sekali. Mungkin ke depan bisa ditambah layanan tumbuh kembang,” katanya. (sai/ssb)

Berita terkait

Soroti Anak-anak Jadi Korban Kerusuhan, Vita Ervina Minta TGPF Pastikan Akses Keadilan
Politik dan Keamanan
Soroti Anak-anak Jadi Korban Kerusuhan, Vita Ervina Minta TGPF Pastikan Akses Keadilan
Legislator Soroti Kurangnya Dokter Spesialis Pasca Meninggalnya Dokter Ortopedi di Sulbar
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Soroti Kurangnya Dokter Spesialis Pasca Meninggalnya Dokter Ortopedi di Sulbar
Puan: Fasilitas Daycare Amanat UU KIA, Wajib Ada di Perkantoran
Kesejahteraan Rakyat
Puan: Fasilitas Daycare Amanat UU KIA, Wajib Ada di Perkantoran
Tags:#Kesehatan#layanan kesehatan
Sebelumnya

Lestari Moerdijat Dorong Penguatan Partisipasi Masyarakat Cegah Kekerasan Seksual

Selanjutnya

Abdul Fikri Faqih Minta Sistem Penerimaan Mahasiswa PTN dan PTS Diintegrasikan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3344)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4079)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|Kesehatan|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|SPMB
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h