E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Sohibul Iman Soroti Kesiapan Lanud Soewondo Tangkis Pelanggaran Ruang Udara

Diterbitkan
Kamis, 16 Apr 2026 12.01 WIB
Bagikan:
Sohibul Iman Soroti Kesiapan Lanud Soewondo Tangkis Pelanggaran Ruang Udara

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Sohibul Iman saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud Soewondo, Medan, Sumatera Utara.

PARLEMENTARIA, Medan — Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Sohibul Iman menyoroti kesiapan Lanud Soewondo dalam menghadapi potensi pelanggaran ruang udara Indonesia oleh pihak asing. Hal ini disampaikannya saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi I DPR RI ke Lanud Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Rabu (15/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Sohibul mengaku secara khusus menanyakan kesiapan pangkalan udara tersebut jika terjadi skenario masuknya pihak asing ke wilayah udara Indonesia tanpa izin. Menurutnya, situasi global saat ini sangat memungkinkan terjadinya pelanggaran tersebut.


Ia menjelaskan, pertanyaan tersebut dilatarbelakangi oleh dinamika geopolitik global yang dinilainya semakin tidak menentu, sehingga potensi pelanggaran wilayah udara harus diantisipasi sejak dini. “Situasi hari ini saya kira memang situasi yang sangat memungkinkan yang tiba-tiba dari pihak luar masuk ke dalam ruang udara Indonesia,” katanya.

Lihat Juga :

Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara, Soroti Isu Teknologi dan Kedaulatan

Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara, Soroti Isu Teknologi dan Kedaulatan

Sohibul Iman Soroti Kekurangan Personel dan Alutsista Tua Lanumad Ahmad Yani

Sohibul Iman Soroti Kekurangan Personel dan Alutsista Tua Lanumad Ahmad Yani


Sohibul juga menyinggung isu yang tengah ramai diperbincangkan terkait klaim pihak Amerika Serikat yang disebut-sebut memiliki kesepakatan dengan Indonesia untuk menggunakan ruang udara nasional tanpa izin setiap saat.


“Saya mengambil contoh bagaimana sekarang ini sedang viral sekali klaim dari pihak Amerika bahwa mereka sudah memiliki kesepakatan dengan pemerintah Indonesia bahwa mereka bisa menggunakan ruang udara Indonesia tanpa harus meminta izin tiap waktu,” ungkapnya.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa klaim tersebut belum tentu benar dan perlu disikapi secara hati-hati oleh pemerintah Indonesia. “Saya katakan bahwa sesungguhnya itu adalah klaim dari pihak Amerika sendiri, karena kita melihat gaya kepemimpinan mereka yang sering membuat pernyataan sepihak,” jelasnya.


Ia bahkan mencontohkan bagaimana pernyataan-pernyataan serupa juga pernah terjadi dalam konteks hubungan Amerika Serikat dengan negara lain, seperti Iran, yang kemudian dibantah oleh pihak terkait. “Nah saya katakan memang saya percaya bahwa kesepakatan Amerika bisa leluasa menggunakan udara Indonesia ini menurut saya itu belum ada, tapi memang Amerika mengklaim,” tegas Sohibul.


Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Indonesia tetap harus waspada terhadap kemungkinan tindakan sepihak dari negara lain yang dapat melanggar kedaulatan udara nasional. “Dengan gaya seperti itu, bisa saja tiba-tiba ada pihak luar yang masuk ke dalam ruang udara Indonesia,” ujarnya.


Dari hasil peninjauan, Sohibul mengapresiasi kemampuan Lanud Soewondo dalam hal pemantauan radar yang dinilai sudah cukup baik untuk mendeteksi setiap pergerakan di wilayah udara. “Dari sisi pemantauan radar, sebetulnya Lanud Soewondo ini sudah sangat bagus sehingga setiap ada yang masuk ke dalam ruang udara Indonesia itu bisa terpantau,” katanya.


Namun demikian, ia menyoroti masih adanya keterbatasan dalam kemampuan penindakan, khususnya terkait ketiadaan pesawat tempur yang dapat digunakan untuk merespons secara langsung. “Yang jadi masalah adalah kita sudah bisa tahu ada yang masuk, tapi kita belum ada alat pemukulnya yaitu pesawat tempur kita,” ungkapnya.


Menurut Sohibul, belum adanya pesawat tempur di Lanud Soewondo disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang belum memungkinkan pangkalan tersebut menjadi basis utama (home base) pesawat tempur.


“Kenapa pesawat tempur kita belum ada di Lanud Soewondo ini? Ya karena persoalan lanud ini secara infrastrukturnya belum memungkinkan untuk menjadi home base dari pesawat tempur di sini,” pungkasnya.


Ia berharap ke depan pemerintah dapat mempercepat penguatan infrastruktur Lanud Soewondo agar mampu mendukung penempatan pesawat tempur, sehingga kedaulatan udara Indonesia dapat terjaga secara maksimal. (mri/aha)

Berita terkait

Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara, Soroti Isu Teknologi dan Kedaulatan
Politik dan Keamanan
Pansus RUU Pengelolaan Ruang Udara, Soroti Isu Teknologi dan Kedaulatan
Sohibul Iman Soroti Kekurangan Personel dan Alutsista Tua Lanumad Ahmad Yani
Politik dan Keamanan
Sohibul Iman Soroti Kekurangan Personel dan Alutsista Tua Lanumad Ahmad Yani
Sohibul Iman Soroti Strategisnya Lanal Denpasar, Dorong Kenaikan Status Jadi Tipe A
Politik dan Keamanan
Sohibul Iman Soroti Strategisnya Lanal Denpasar, Dorong Kenaikan Status Jadi Tipe A
Tags:#TNI
Sebelumnya

Masalah Aset Tanah Puspenerbal akan Dibahas Panja Aset TNI

Selanjutnya

Legislator Dukung Anggaran Berkelanjutan untuk Penerbang TNI AL

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(782)
  • Industri dan Pembangunan(2873)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2736)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3461)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Orasi Bintang Orator

https://bit.ly/FormulirLombaOrasiBintangOrator?r=qr

Dampak Konflik AS-ISRAEL VS IRAN

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
TNI|industri|BUMN|reforma agraria|Pendidikan|energi|Kesehatan|migas|tambang|Investasi|aspirasi|Pelecehan seksual|RUU HPI
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 66%
Angin: 12 km/h