E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Inovasi Perikanan Melesat, Titiek Soeharto Tekankan Urgensi Penambahan Tenaga Penyuluh

Diterbitkan
Rabu, 1 Apr 2026 11.32 WIB
Bagikan:
Inovasi Perikanan Melesat, Titiek Soeharto Tekankan Urgensi Penambahan Tenaga Penyuluh

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Balai Riset Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan, di Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2026).

PARLEMENTARIA, Bogor — Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi IV ke Balai Riset Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan di Bogor. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung berbagai inovasi yang telah dihasilkan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengembangan sektor perikanan budidaya.

 

Dalam peninjauan tersebut, Titiek Soeharto mengapresiasi berbagai inovasi yang dipamerkan oleh balai riset. Salah satu yang menjadi sorotan adalah alat pengasapan ikan yang dinilai sederhana, terjangkau, tetapi memiliki manfaat besar bagi para pembudidaya.

Lihat Juga :

Titiek Soeharto Sah Jadi Ketua Komisi IV, Siap Percepat Swasembada Pangan

Titiek Soeharto Sah Jadi Ketua Komisi IV, Siap Percepat Swasembada Pangan

Jadi Ujung Tombak Swasembada Pangan, Komisi IV Dukung Penambahan Penyuluh Pertanian

Jadi Ujung Tombak Swasembada Pangan, Komisi IV Dukung Penambahan Penyuluh Pertanian

 

“Kami melihat langsung ada inovasi alat pengasapan ikan. Berbagai jenis ikan seperti lele bisa diasap dengan alat ini. Ini sangat membantu, terutama bagi pembudidaya yang tidak memiliki fasilitas penyimpanan seperti freezer. Hasilnya juga bisa langsung dipasarkan,” ujar Titiek kepada Parlementaria di Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2026).

 

Ia menambahkan, alat tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas. Komisi IV DPR RI pun mendorong agar inovasi ini dapat diproduksi lebih banyak dan didistribusikan sebagai bantuan kepada para pembudidaya ikan di berbagai daerah.

 

Selain itu, inovasi di bidang pakan ikan juga mendapat perhatian. Teknologi bioflok yang dikembangkan dinilai mampu menekan biaya produksi sekaligus mempercepat masa panen. Menurut Titiek, inovasi ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi usaha budidaya ikan.

 

Tak hanya itu, berbagai produk olahan hasil perikanan juga dinilai memiliki peluang pasar yang luas, termasuk untuk mendukung kebutuhan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

“Kami melihat banyak inovasi yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur MBG. Ini tentu sangat baik karena bisa membuka peluang pasar baru bagi produk perikanan,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

 

Namun demikian, dalam kunjungan tersebut juga terungkap sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan jumlah penyuluh perikanan. Saat ini, jumlah penyuluh yang tersedia dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal.

 

“Dari masukan yang kami terima, jumlah penyuluh perikanan saat ini kurang dari 4.000 orang. Padahal, untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia, idealnya dibutuhkan sekitar 12.000 penyuluh,”tegasnya. (gys/rdn)

Berita terkait

Titiek Soeharto Sah Jadi Ketua Komisi IV, Siap Percepat Swasembada Pangan
Kesejahteraan Rakyat
Titiek Soeharto Sah Jadi Ketua Komisi IV, Siap Percepat Swasembada Pangan
Jadi Ujung Tombak Swasembada Pangan, Komisi IV Dukung Penambahan Penyuluh Pertanian
Industri dan Pembangunan
Jadi Ujung Tombak Swasembada Pangan, Komisi IV Dukung Penambahan Penyuluh Pertanian
Titiek Soeharto Reses di DIY: Hilirisasi Produk Susu Miliki Potensi Besar!
Industri dan Pembangunan
Titiek Soeharto Reses di DIY: Hilirisasi Produk Susu Miliki Potensi Besar!
Sebelumnya

Komisi IX DPR Tinjau KLB Campak di Yogyakarta, Tekankan Penguatan Imunisasi

Selanjutnya

Genjot Budidaya Air Tawar, Komisi IV Bidik Perikanan Jadi Tulang Punggung MBG

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(763)
  • Industri dan Pembangunan(2732)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2609)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3271)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 8 km/h