E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|Bencana|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|PTN|YTR
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|Bencana|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|PTN|YTR
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|Bencana|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|PTN|YTR
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Pendidikan|Bencana|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS|Judi Online|Sumatra|PTS|PTN|YTR
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Tekan Impor BBM, Syarif Fasha Minta Kapasitas Kilang Dalam Negeri Ditingkatkan

Diterbitkan
Selasa, 10 Mar 2026 09.26 WIB
Bagikan:
Tekan Impor BBM, Syarif Fasha Minta Kapasitas Kilang Dalam Negeri Ditingkatkan

Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Sari/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Upaya mengurangi ketergantungan impor energi dinilai masih menjadi tantangan bagi Indonesia dalam waktu dekat. Anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha, menilai kondisi produksi minyak nasional saat ini masih jauh di bawah kebutuhan konsumsi dalam negeri sehingga impor BBM masih sulit dihindari.

Ia menjelaskan, produksi minyak mentah Indonesia saat ini berada di kisaran 600 ribu barel per hari, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari. Selisih kebutuhan tersebut membuat Indonesia masih harus mengandalkan impor bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan domestik.

“Dengan produksi minyak kita sekitar 600 ribu barel per hari dan kebutuhan mencapai 1,6 juta barel, maka kekurangannya memang masih harus dipenuhi melalui impor BBM,” ujar Syarif Fasha saat ditemui Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Legislator dari Fraksi Partai Nasdem ini menambahkan, selama ini impor BBM Indonesia berasal dari berbagai negara, mulai dari kawasan Timur Tengah hingga negara-negara di Asia Timur dan Amerika. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ketergantungan impor masih menjadi tantangan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Meski demikian, ia menilai pemerintah tetap dapat menekan ketergantungan tersebut melalui percepatan pemanfaatan energi alternatif, termasuk mendorong penggunaan kendaraan listrik secara lebih luas di masyarakat. “Pemanfaatan energi listrik, termasuk kendaraan listrik, bisa menjadi salah satu jalan untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM,” kata politisi tersebut.

Selain itu, Fasha juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas kilang minyak di dalam negeri agar Indonesia mampu mengolah minyak mentah menjadi BBM dalam jumlah yang lebih besar.  “Jika kapasitas kilang dalam negeri terus ditingkatkan, kita bisa mengolah lebih banyak minyak di dalam negeri sehingga impor BBM dapat ditekan secara bertahap,” pungkasnya. •ujm/um

Berita terkait

RDMP Kilang Balikpapan Diharapkan Penuhi Kebutuhan Domestik dan Tekan Impor BBM
Industri dan Pembangunan
RDMP Kilang Balikpapan Diharapkan Penuhi Kebutuhan Domestik dan Tekan Impor BBM
Dukung Stabilitas Ekonomi Daerah, Syarif Fasha Minta Penambahan Kuota BBM Papua Barat
Industri dan Pembangunan
Dukung Stabilitas Ekonomi Daerah, Syarif Fasha Minta Penambahan Kuota BBM Papua Barat
Komisi VI Minta KAI Tidak Buru-Buru Impor KRL dari China: Prioritaskan Produk Dalam Negeri
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Minta KAI Tidak Buru-Buru Impor KRL dari China: Prioritaskan Produk Dalam Negeri
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Pemerintah Harus Mitigasi Dampak Konflik Global terhadap Ekonomi Nasional

Selanjutnya

Terima Dubes Palestina, BKSAP Dorong Penguatan Dukungan Kemanusiaan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3344)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4079)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI