E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VI Rekomendasikan Penambangan Rakyat Terwadahi Koperasi

Diterbitkan
Senin, 16 Feb 2026 09.01 WIB
Bagikan:
Komisi VI Rekomendasikan Penambangan Rakyat Terwadahi Koperasi

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid dalam Kunjungan Kerja ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (12/2/2026). Foto : Est/Andri.

PARLEMENTARIA, Pangkalpinang — Komisi VI DPR RI mendorong penataan sistem pertambangan PT Timah Tbk agar lebih modern dan terintegrasi dengan masyarakat. Penataan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya antara Komisi VI dan PT Timah selaku mitra kerja.

“Penambang-penambang ilegal itu diupayakan dilegalkan melalui wadah koperasi. Sehingga masyarakat yang hidup di sekitar wilayah izin usaha pertambangan PT Timah bisa mendapatkan kemanfaatan dan menghadirkan kesejahteraan dengan kehadiran PT Timah,” ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid dalam Kunjungan Kerja ke Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (12/2/2026).

Selain legalisasi melalui koperasi, Komisi VI juga merekomendasikan peningkatan kegiatan eksplorasi agar wilayah tambang yang dikuasai perusahaan tidak menyusut serta mampu meningkatkan kuantitas produksi. Di sisi lain, modernisasi sistem penambangan dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah perusahaan.

“Kita merekomendasikan eksplorasi terus dilakukan, dan yang terakhir adalah melakukan penambangan secara modern. Dengan modernisasi, nilai tambah PT Timah akan semakin berkembang,” tambah Nurdin.

Ia mengakui tata kelola tambang timah memiliki persoalan kompleks karena kepemilikan lahan permukaan sering kali berada di tangan masyarakat atau perusahaan, sementara kandungan mineral di bawah tanah menjadi hak PT Timah. Karena itu, kemitraan dinilai menjadi solusi untuk meminimalkan konflik dan praktik tambang ilegal.

“Mau tidak mau harus ada kerja sama antara pemilik lahan dengan pemilik IUP. Penambang masyarakat harus bermitra langsung dengan PT Timah melalui koperasi, bukan melalui perantara yang merugikan masyarakat. Ini upaya kita meminimalisasi penambang liar,” tegasnya.

Menurut Nurdin, sekitar 80 persen wilayah izin usaha pertambangan timah nasional berada di bawah PT Timah, namun baru sekitar separuhnya yang dikelola langsung perusahaan. Sisanya masih dikuasai melalui skema kemitraan yang belum tertata optimal. Karena itu, penguatan koperasi penambang dinilai sejalan dengan semangat ekonomi konstitusi sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

Sementara itu, Direktur Produksi dan Komersial PT Timah Tbk Ilhamsyah Mahendra menyatakan pihaknya menyambut berbagai masukan Komisi VI sebagai bagian dari perbaikan sistem penambangan yang lebih inklusif.

“Kunjungan spesifik ini bertujuan sebagai tindak lanjut RDP sebelumnya, dan bagaimana melibatkan masyarakat ke dalam sistem penambangan kita. Karena penambangan PT Timah memang sangat erat keterlibatannya dengan masyarakat,” jelas Ilhamsyah. •est/rdn

Berita terkait

Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Agen Resmi Produk Pertamina
Terima Aspirasi Akademisi, Komisi VI Revisi Undang-Undang Koperasi Demi Optimalkan Peran Koperasi untuk Perekonomian Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Terima Aspirasi Akademisi, Komisi VI Revisi Undang-Undang Koperasi Demi Optimalkan Peran Koperasi untuk Perekonomian Nasional
Komisi VI Minta Rekrutmen Pengelola Koperasi Merah Putih Libatkan Warga Desa
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Minta Rekrutmen Pengelola Koperasi Merah Putih Libatkan Warga Desa
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

Panja Baleg Tegaskan RUU Hak Cipta Harus Perjelas Tata Kelola Dana Abadi Royalti

Selanjutnya

Achmad Tekankan Aspek Lingkungan, CSR, dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Proyek Hilirisasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h