E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Sulaeman L. Hamzah: Persoalan Pakan Harus Ditangani Serius dan Terencana

Diterbitkan
Jumat, 23 Jan 2026 11.32 WIB
Bagikan:
Sulaeman L. Hamzah: Persoalan Pakan Harus Ditangani Serius dan Terencana

Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah di sela kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Curug Barang, Pandeglang, Banten, pada Kamis (22/1/2026). Foto.

PARLEMENTARIA, Pandeglang – Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman L. Hamzah menilai, pengadaan mesin pakan untuk mendukung produksi pakan mandiri bagi pembudidaya ikan tidak memerlukan biaya besar. Menurutnya, dengan penanganan yang serius dan terencana, persoalan mahalnya pakan ikan diyakini dapat diatasi.

Bahkan, ia menilai potensi budidaya ikan di Banten tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga membuka peluang ekspor. “Kalau kita serius mengelola budidaya ini, bukan hanya kebutuhan nasional yang bisa dipenuhi, peluang ekspor pun sebetulnya sangat terbuka,” ungkapnya di sela kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Balai Budidaya Ikan Air Tawar, Curug Barang, Pandeglang, Banten, pada Kamis (22/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Sulaeman mengungkapkan bahwa persoalan pakan menjadi kendala paling krusial yang dihadapi pembudidaya ikan, dibandingkan persoalan lain seperti rehabilitasi kolam maupun akses pasar. “Kalau persoalan rehabilitasi kolam atau pasar, itu masih bisa diselesaikan. Yang paling berat justru soal pakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dari hasil dialog dengan kelompok pembudidaya, Komisi IV sepakat membawa seluruh keluhan utama masyarakat ke dalam rapat resmi komisi. Langkah tersebut ditempuh agar setiap persoalan dapat dibahas dan diselesaikan secara bertahap bersama pemerintah.

“Kesimpulan rapat tadi akan kami bawa ke rapat Komisi IV. Apa yang menjadi keluhan masyarakat harus kita jawab satu per satu,” katanya.

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menegaskan, Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga kebutuhan ikan, tidak hanya untuk wilayah Banten, tetapi juga untuk Jakarta. Karena itu, optimalisasi sektor perikanan budidaya harus menjadi perhatian bersama.

“Banten, khususnya Pandeglang, menjadi daerah penyangga kebutuhan besar, termasuk untuk Jakarta. Ini tanggung jawab kita semua untuk memaksimalkan potensi tersebut,” ujarnya.

Terkait upaya penyelesaian persoalan pakan, Sulaeman menilai ketergantungan pembudidaya terhadap pakan pabrikan membuat biaya produksi menjadi tinggi dan berujung pada kerugian. Menurutnya, tanpa dukungan mesin pakan mandiri, pembudidaya akan sulit meningkatkan produksi secara optimal.

“Kalau pembudidaya hanya bergantung pada pakan pabrik, mereka pasti rugi. Harga pakan tinggi, sementara produksi belum maksimal karena banyak faktor,” katanya.

Ia juga menyinggung perlunya dukungan pemerintah terhadap sektor perikanan budidaya, sebagaimana sektor pertanian yang telah mendapatkan subsidi pupuk. Namun demikian, ia mengakui bahwa dukungan tersebut hingga kini belum berjalan maksimal di sektor perikanan budidaya.

“Subsidi pupuk di pertanian sebetulnya relevan juga untuk perikanan budidaya, hanya memang belum maksimal. Salah satu kebutuhan utama pembudidaya adalah pakan,” ujarnya. •hal/aha

Berita terkait

Sulaeman L Hamzah Bawa Program Nelayan Merah Putih di Merauke
Industri dan Pembangunan
Sulaeman L Hamzah Bawa Program Nelayan Merah Putih di Merauke
Sulaeman L. Hamzah Ajak Masyarakat Papua Selatan Dukung Optimalisasi Lahan untuk Swasembada Pangan
Industri dan Pembangunan
Sulaeman L. Hamzah Ajak Masyarakat Papua Selatan Dukung Optimalisasi Lahan untuk Swasembada Pangan
APH Harus Serius dan Tingkatkan Komitmen dalam Kasus TPPO di Kepri
Politik dan Keamanan
APH Harus Serius dan Tingkatkan Komitmen dalam Kasus TPPO di Kepri
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Komisi XIII Soroti Strategi Penetapan Target PNBP Kantor Imigrasi Bogor

Selanjutnya

Edison Sitorus Tagih Pembangunan Kantor Imigrasi Di Cilegon & Serang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI