E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV: Perikanan Budidaya Harus Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Diterbitkan
Jumat, 23 Jan 2026 10.49 WIB
Bagikan:
Komisi IV: Perikanan Budidaya Harus Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan dalam sambutannya pada kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Budidaya Air Tawar Pandeglang, Banten, Kamis (22/1/2026). Foto : Hal/Andri.

PARLEMENTARIA, Pandeglang — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menegaskan bahwa perikanan budidaya harus menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman krisis pangan global. Sebab, menurutnya, krisis pangan saat ini terus menjadi ancaman bagi dunia, tidak terkecuali Indonesia. 

“Karena itu, sektor perikanan budidaya harus mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Yohan dalam sambutannya pada kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Budidaya Air Tawar Pandeglang, Banten, Kamis (22/1/2026)

Menurutnya, pengembangan perikanan budidaya merupakan solusi strategis untuk menjawab kebutuhan pangan masyarakat di masa depan. Selain mudah dikembangkan di berbagai daerah, ikan juga memiliki nilai gizi tinggi yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Ikan kaya akan protein yang berperan penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Kandungan omega-3-nya juga sangat baik untuk kesehatan jantung, otak, dan sistem saraf. Mengonsumsi ikan secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh,” jelasnya.

Dalam konteks kebijakan nasional, Ia mengungkapkan bahwa Komisi IV DPR RI mendorong sinergi lintas sektor agar konsumsi ikan semakin meningkat. Ahmad Yohan menyampaikan, Komisi IV meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan, pemerintah provinsi, serta pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Menu ikan harus masuk dalam Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dan juga ditetapkan sebagai bagian dari bahan pokok pangan nasional,” tegasnya.

Ia menilai, langkah tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan konsumsi ikan, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.

“Upaya ini diharapkan bisa meningkatkan kesehatan ibu hamil, menurunkan angka stunting dan gizi buruk, serta melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif,” kata politisi Fraksi PAN tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Yohan juga memberikan apresiasi kepada Balai Budidaya Air Tawar Curug Barang, Provinsi Banten, yang dinilai berperan besar dalam pengembangan perikanan budidaya di daerah.

“Balai Budidaya Air Tawar Curug Barang telah banyak berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan induk dan benih unggul berbagai jenis ikan di Banten. Kontribusi ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para pembudidaya ikan,” ujarnya.

Komisi IV DPR RI, lanjut Ahmad Yohan, akan terus mendorong penguatan sektor perikanan budidaya melalui kebijakan, pengawasan, dan dukungan anggaran, agar sektor ini benar-benar mampu menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional di masa depan. •hal/rdn

Berita terkait

Wujudkan Ketahanan Pangan, Persoalan Pertanahan Harus Jadi Prioritas Pemerintah
Politik dan Keamanan
Wujudkan Ketahanan Pangan, Persoalan Pertanahan Harus Jadi Prioritas Pemerintah
Naikan Pagu KKP, Titiek Soeharto: Nelayan hingga Budidaya Ikan Harus Jadi Prioritas
Industri dan Pembangunan
Naikan Pagu KKP, Titiek Soeharto: Nelayan hingga Budidaya Ikan Harus Jadi Prioritas
El Nino Diprediksi Menguat, Komisi IV Dorong Mitigasi Pangan Sejak Dini
Industri dan Pembangunan
El Nino Diprediksi Menguat, Komisi IV Dorong Mitigasi Pangan Sejak Dini
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Banyu Biru Tegaskan Hak Cipta Kunci Keberpihakan Negara pada UMKM dan Startup

Selanjutnya

Target Ekspor Ekraf Turun Rp23 Triliun, Legislator Pertanyakan Arah Kebijakan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h