E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kenaikan Tarif Tol Harus Sebanding Dengan Peningkatan Kualitas Layanan

Diterbitkan
Senin, 19 Jan 2026 13.55 WIB
Bagikan:
Kenaikan Tarif Tol Harus Sebanding Dengan Peningkatan Kualitas Layanan

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Jasa Marga Cabang Palikanci, Cirebon, Kamis (15/1/2026). Foto : Ndn/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menegaskan bahwa kenaikan tarif tol di sejumlah ruas nasional harus dibarengi dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang nyata. Hal ini disampaikan Huda usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Kantor Jasa Marga Cabang Palikanci, Cirebon, Kamis (15/1/2026).

​Huda menyoroti ironi yang terjadi di lapangan, di mana masyarakat harus membayar tarif yang lebih mahal, tapi masih mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang. Menurutnya, pemenuhan SPM bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum penyesuaian tarif diberlakukan.

​”Jangan sampai tarif tol naik, tapi SPM tidak terpenuhi. Ini tidak boleh terjadi. Jalan tol adalah jalan berbayar, sangat tidak adil jika kualitasnya justru lebih buruk dibandingkan jalan umum yang tidak berbayar,” tegas Huda.

Politisi PKB itu kemudian mengungkapkan adanya sejumlah ruas jalan yang mengalami cacat lahir sejak proses perencanaan dan konstruksi. Hal ini mengakibatkan kerusakan jalan terjadi berulang kali di titik yang sama. Ia mendesak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk segera melakukan rekonstruksi total jika diperlukan, demi menjamin keamanan publik.

“Idealnya memang harus direkonstruksi. Karena itu kalau opsi ini jadi pilihan nanti tinggal kita pastikan Pemerintah seperti apa. Karena memang sejak awal sudah cacat lahir sebelum tol digunakan dari proses perencanaan dan konstruksinya bermasalah,” ujarnya. 

Selain aspek fisik jalan, Huda juga meminta ketegasan pemerintah dan pengelola jalan tol terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Menurutnya, pengawasan terhadap truk bermuatan lebih harus diperketat karena menjadi faktor utama rusaknya infrastruktur tol dan meningkatnya risiko kecelakaan. 

Huda memperingatkan para pengelola jalan tol bahwa ketidakpatuhan terhadap standar pelayanan minimum dapat berujung pada konsekuensi serius. Selain penghentian penyesuaian tarif, pengabaian terhadap faktor keselamatan pengguna jalan bisa masuk ke dalam ranah unsur pidana.

“Fungsi pengawasan kami melalui Kunspek ini adalah memastikan BUJT bekerja sesuai mekanisme. Kami minta seluruh perbaikan infrastruktur, terutama di jalur Trans Jawa, harus tuntas sebelum masa mudik Lebaran 2026 dimulai,” imbuhnya.

Menutup keterangannya, Huda menyatakan bahwa Komisi V DPR RI berkomitmen untuk memperketat aturan melalui regulasi yang lebih tegas. Harapannya, setiap rupiah yang dibayarkan oleh masyarakat saat masuk gerbang tol benar-benar terkonversi menjadi kualitas jalan yang aman dan nyaman. •ndn/aha

Berita terkait

Nevi Zuairina: Kenaikan Tarif Tol Jelang Hari Raya Idulfitri Tidak Tepat
Industri dan Pembangunan
Nevi Zuairina: Kenaikan Tarif Tol Jelang Hari Raya Idulfitri Tidak Tepat
Saadiah Uluputty: Jalan Tol Harus Hadir dengan Pelayanan yang Memuaskan Masyarakat
Industri dan Pembangunan
Saadiah Uluputty: Jalan Tol Harus Hadir dengan Pelayanan yang Memuaskan Masyarakat
Mekanisme Kenaikan Tarif Jalan Harus Melibatkan DPR Agar Lebih Objektif dan Berkeadilan
Industri dan Pembangunan
Mekanisme Kenaikan Tarif Jalan Harus Melibatkan DPR Agar Lebih Objektif dan Berkeadilan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Komisi VII Dorong InJourney Profesional Atasi Layanan Pariwisata

Selanjutnya

Komisi III Desak Pengembalian Aset Kasus Dana Syariah Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 4 km/h