E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Pertemuan Diplomasi BKSAP-Rwanda Tekankan Potensi Besar Kerja Sama Bilateral

Diterbitkan
Selasa, 25 Nov 2025 13.37 WIB
Bagikan:
Pertemuan Diplomasi BKSAP-Rwanda Tekankan Potensi Besar Kerja Sama Bilateral

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat menerima delegasi Republik Rwanda yang dipimpin oleh CDA, Mr. Theophile Rurangwa di Ruang Diplomasi BKSAP, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, (24/11/2025). Foto.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Pimpinan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI menerima delegasi Republik Rwanda yang dipimpin oleh Chargé d’Affaires (CDA), Mr. Theophile Rurangwa, dalam pertemuan diplomasi parlementer di Ruang Diplomasi BKSAP, Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin, (24/11/2025). 

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperluas jangkauan hubungan bilateral kedua negara yang terus berkembang sejak Rwanda secara resmi membuka kedutaan besarnya di Jakarta pada tahun 2023.

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan Indonesia–Rwanda memiliki fondasi kuat dan ruang besar untuk tumbuh lebih strategis. Ia menyebutkan kerja sama yang telah terjalin, terutama di sektor keamanan, kepolisian, serta pendidikan. Saat ini, lebih dari 30 warga negara Rwanda tengah menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, menjadi bukti konkret keterhubungan masyarakat kedua negara.

Dari sisi ekonomi, Syahrul menjelaskan bahwa Indonesia selama ini telah mengekspor beberapa komoditas utama ke Rwanda, termasuk minyak sawit (CPO), tekstil, dan produk-produk konsumsi lainnya. Komoditas tersebut menjadi pintu masuk penguatan hubungan perdagangan kedua negara. Namun demikian, ia menyoroti adanya penurunan nilai perdagangan bilateral. Pada 2023, nilai perdagangan Indonesia–Rwanda tercatat sebesar 1,6 juta USD, namun menurun menjadi 0,6 juta USD pada tahun 2024.

“Ini menjadi catatan penting bersama. Penurunan ini tidak boleh membuat kita pesimis, tetapi harus menjadi pemicu untuk melihat peluang lebih besar ke depan. Kami percaya bahwa melalui dialog yang intens dan kerja sama yang lebih terbuka, nilai perdagangan ini dapat kita pulihkan dan tingkatkan kembali,” tegas Syahrul dalam pertemuan tersebut.

Lebih jauh, Syahrul Aidi juga mengajak jajaran BKSAP dan delegasi Rwanda untuk melihat besarnya potensi hubungan jangka panjang. Ia menyoroti bahwa Rwanda memiliki karakteristik yang sangat berbeda dari stigma umum terhadap negara-negara Afrika. Ia mengungkapkan pengalamannya ketika berkunjung ke Rwanda, yang menurutnya merupakan negara dengan tingkat kebersihan, ketertiban, dan keamanan yang sangat baik.

“Rwanda itu bersih, tertib, dan sangat aman. Banyak yang tidak mengetahui bahwa Rwanda kini menjadi salah satu negara paling teratur di Afrika. Bahkan bisa dikatakan sebagai ‘Singapura-nya Afrika’. Mereka mampu bangkit dari tragedi besar perang saudara tahun 1994, dan tidak hanya pulih, tetapi melesat menjadi negara yang jauh lebih maju dibandingkan banyak negara lain yang merdeka lebih lama dan lebih stabil,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.

Kisah kebangkitan Rwanda itu, menurut Syahrul, menjadi pelajaran penting bagi banyak negara, termasuk Indonesia, bahwa reformasi tata kelola, disiplin masyarakat, dan konsistensi dalam membangun ekonomi dapat mempercepat kemajuan sebuah bangsa. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Rwanda memiliki peluang besar untuk saling belajar, terutama dalam pembangunan berkelanjutan, inovasi teknologi, pendidikan, dan peningkatan layanan publik.

Pertemuan diplomatik tersebut berlangsung hangat dan produktif. Delegasi Rwanda yang dipimpin Mr. Theophile Rurangwa menyampaikan apresiasi terhadap sambutan BKSAP serta membuka peluang bagi kerja sama lintas sektor. Rwanda menunjukkan minat besar untuk memperdalam hubungan antarparlemen sebagai upaya memperkuat diplomasi kedua negara.

Selain sektor-sektor yang telah terbangun, kedua pihak juga membahas kemungkinan kerja sama baru di bidang investasi, energi, pengolahan komoditas, serta program pertukaran pelajar dan pengembangan kapasitas aparatur pemerintah. Kedua negara sepakat bahwa kerja sama harus diarahkan pada manfaat yang bersifat inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. •bit/rdn

Berita terkait

Sambut Dubes Albania, BKSAP Bahas Kerja Sama dan Peluang 40 Ribu Tenaga Kerja
Politik dan Keamanan
Sambut Dubes Albania, BKSAP Bahas Kerja Sama dan Peluang 40 Ribu Tenaga Kerja
Bahas Potensi Kerja Sama Ekonomi dengan Duta Besar Rumania
Industri dan Pembangunan
Bahas Potensi Kerja Sama Ekonomi dengan Duta Besar Rumania
BKSAP Terima Kunjungan Staf Kongres AS, Bahas Potensi Kerja Sama Strategis
Politik dan Keamanan
BKSAP Terima Kunjungan Staf Kongres AS, Bahas Potensi Kerja Sama Strategis
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

Produksi Beras Tinggi, Rokhmin Dahuri Desak Perbaikan Kesejahteraan Petani

Selanjutnya

Harus Ada Harmonisasi Regulasi dalam RUU Penyesuaian Pidana!

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 3 km/h