E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 72%
Angin: 12 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Perpres Stranas BHAM, Minta Regulasi yang Lebih Kuat Atasi Konflik Agraria

Diterbitkan
Selasa, 18 Nov 2025 10.37 WIB
Bagikan:
Perpres Stranas BHAM, Minta Regulasi yang Lebih Kuat Atasi Konflik Agraria

Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat Komisi XIII dengan Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM dan Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM di Gedung Nusantara II, Senayan,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion menilai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 60 Tahun 2023 tentang Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (Stranas BHAM) belum mampu menjadi instrumen efektif dalam mencegah konflik agraria maupun konflik bisnis yang terus berulang di berbagai daerah. Perpres yang mulai berlaku sejak 26 September 2023 itu, menurut Mafirion, telah ditindaklanjuti dengan penyusunan Peraturan Menteri pada 2024. Namun dalam praktiknya, ia menilai banyak ketentuan yang tidak berjalan sesuai harapan. 

“Perpres ini tidak kuat, hanya menjadi panduan tanpa sanksi yang mengikat, sehingga tidak bisa menjadi tempat berlindung bagi dunia usaha maupun masyarakat,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi XIII dengan Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM dan Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Ia menyebut, lahirnya Perpres tersebut pada dasarnya dilatarbelakangi maraknya sengketa lahan dan persoalan bisnis, sehingga dibutuhkan pedoman yang dapat menjaga agar konflik tidak terus terjadi di masa mendatang.

Ia juga menyoroti bahwa sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) pun tidak tercakup secara memadai dalam Perpres 60 Tahun 2023, padahal di lapangan banyak terjadi konflik. Salah satu contohnya adalah persoalan di Batam dan Rembang yang hingga kini belum terselesaikan. Menurutnya, peraturan yang hanya bersifat pedoman tanpa kekuatan mengikat justru tidak akan membawa perubahan berarti.

“Jadi saya pikir kalau hanya mau diperbaiki lagi Perpres ini sebenarnya sudah bagus sebagai panduan tapi dia tidak mengikat secara aturan. Nah kalau mau itu bikin undang-undang,” tuturnya.

Dengan payung hukum yang lebih tegas dan implementasi yang konsisten, Mafirion berharap konflik agraria dan sengketa bisnis tidak lagi menjadi persoalan berulang yang merugikan masyarakat. •gal/aha

Berita terkait

RUU Statistik Perkuat Validitas Data Konflik Agraria Guna Penyelesaian Litigasi dan Non-Litigasi
Politik dan Keamanan
RUU Statistik Perkuat Validitas Data Konflik Agraria Guna Penyelesaian Litigasi dan Non-Litigasi
Indah Kurniawati Soroti Disparitas SDM Kesehatan, Minta Regulasi Lebih Realistis
Kesejahteraan Rakyat
Indah Kurniawati Soroti Disparitas SDM Kesehatan, Minta Regulasi Lebih Realistis
Revisi UU Haji: Komisi VIII Bahas Regulasi yang Lebih Adaptif dan Adil
Kesejahteraan Rakyat
Revisi UU Haji: Komisi VIII Bahas Regulasi yang Lebih Adaptif dan Adil
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XIII
Sebelumnya

RUU BPIP Dibahas, Martin Manurung Soroti Kekhawatiran Indoktrinasi

Selanjutnya

DPRD Kabupaten Sumedang Curhat ke Komisi VIII terkait Pemangkasan Kuota Haji, Menyusut Jadi 74 Orang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI