E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Edy Wuryanto Dorong Pemerataan SDM dan Inovasi Layanan Kesehatan Daerah

Diterbitkan
Jumat, 14 Nov 2025 09.44 WIB
Bagikan:
Edy Wuryanto Dorong Pemerataan SDM dan Inovasi Layanan Kesehatan Daerah

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto dalam rapat Panja Jaminan Kesehatan Nasional di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025). Foto : Septamares/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti pentingnya ketersediaan dan mutu layanan kesehatan sebagai pilar utama dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. Ia menilai, tantangan terbesar Indonesia saat ini adalah memastikan akses layanan kesehatan yang merata di tengah kondisi geografis yang luas dan jumlah penduduk yang besar.

Menurut Edy, ketimpangan layanan antara daerah maju dan terpencil masih menjadi pekerjaan rumah berat bagi negara. “Negara ini masih harus kerja keras untuk meningkatkan akses layanan kesehatan. Saya mengapresiasi pihak-pihak yang makin hari makin menyadari bahwa ini menjadi kewajiban bersama, baik pemerintah maupun swasta,” ujarnya dalam rapat Panja Jaminan  Kesehatan Nasional di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Ia menekankan bahwa sumber daya manusia (SDM) kesehatan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas layanan, terutama di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan. Edy menyoroti masih banyak daerah yang memiliki fasilitas lengkap, tetapi kekurangan tenaga kesehatan yang mumpuni. Karena itu, ia mendorong agar transformasi pendidikan spesialis berbasis rumah sakit segera dikembangkan untuk mengatasi kekurangan dan ketimpangan sebaran SDM.

“Banyak rumah sakit daerah sebenarnya punya peluang besar memanfaatkan beasiswa bagi tenaga medis, tapi belum banyak yang mengoptimalkannya. Daerah perlu berkomunikasi dengan bupati atau wali kota agar tenaga kesehatan bisa dikirim belajar spesialis dan kembali ke daerahnya,” tambah Edy.

Selain SDM, ia menyoroti persoalan sarana dan prasarana kesehatan yang belum merata. Menurutnya, alokasi anggaran Kementerian Kesehatan perlu diarahkan untuk memperkuat rumah sakit tipe D dan C di daerah-daerah terpencil, bukan hanya membangun fasilitas besar di kota-kota besar. “Perlu dipikirkan matang, jangan sampai kita membangun rumah sakit besar bernilai triliunan, tapi daerah-daerah sulit justru kekurangan fasilitas dasar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Edy juga menyoroti pentingnya inovasi layanan seperti home visit dan telemedicine yang sudah mulai diterapkan di layanan primer. Ia menilai, kebijakan pembiayaan perlu mendukung agar layanan home visit bisa masuk dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). “Banyak tindakan sederhana bisa dilakukan di rumah oleh tenaga kesehatan, tapi jika tidak ada pembiayaan, layanan itu tidak akan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, Edy menekankan perlunya penguatan peran Puskesmas dalam pelayanan paliatif agar pasien tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit. Ia mencontohkan praktik di Australia, di mana layanan kesehatan keliling dan home care sudah menjadi bagian dari sistem yang dibiayai oleh negara.

Di akhir paparannya, Edy menyoroti kesenjangan regulasi antara fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta, termasuk kemudahan pendirian apotek desa dibandingkan apotek yang dikelola oleh apoteker profesional. “Regulasi harus adil. Jangan sampai implementasinya berbeda antara sektor pemerintah dan swasta, karena itu bisa mengancam keadilan bagi tenaga kesehatan,” pungkasnya. •gal/aha

Berita terkait

Komisi X Dorong BRIN Perkuat Riset Kebencanaan dan Pemerataan Inovasi Daerah
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Dorong BRIN Perkuat Riset Kebencanaan dan Pemerataan Inovasi Daerah
Komisi IX Apresiasi Inovasi Layanan Kesehatan Jiwa di Yogyakarta
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Apresiasi Inovasi Layanan Kesehatan Jiwa di Yogyakarta
Ibas Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah: Mental Kuat, Jiwa Sehat, Rakyat Bahagia
Industri dan Pembangunan
Ibas Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah: Mental Kuat, Jiwa Sehat, Rakyat Bahagia
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Eva Monalisa: LMKN Harus Punya Dasar Hukum yang Tegas dan Transparan

Selanjutnya

Panja Pelestarian Cagar Budaya Kunjungi Peninggalan Sejarah di Toraja

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 89%
Angin: 4 km/h