E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|Gili Meno|mitigasi|Bencana|Gili Air|Gili Trawangan|Haji|biaya haji|RUU Perampasan Aset|PMI|RUU Masyarakat Adat|digital|Teknologi
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|Gili Meno|mitigasi|Bencana|Gili Air|Gili Trawangan|Haji|biaya haji|RUU Perampasan Aset|PMI|RUU Masyarakat Adat|digital|Teknologi
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|Gili Meno|mitigasi|Bencana|Gili Air|Gili Trawangan|Haji|biaya haji|RUU Perampasan Aset|PMI|RUU Masyarakat Adat|digital|Teknologi
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Perlu Langkah Cepat Selamatkan Industri Baja Nasional

Diterbitkan
Selasa, 11 Nov 2025 12.26 WIB
Bagikan:
Perlu Langkah Cepat Selamatkan Industri Baja Nasional

Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini saat RAKER dan RDP Komisi VI DPR dengan Wakil Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan, Dirut PT Krakatau Steel di Gedung DPR RI, Senayan,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menegaskan pentingnya langkah cepat dan konkret untuk menyelamatkan industri baja nasional. Dimana industri itu saat ini menghadapi tekanan berat akibat maraknya impor baja dengan pola perdagangan yang tidak adil, termasuk praktik dumping dan predatory pricing.

“Industri baja adalah industri strategis nasional, bahkan sering disebut mother of industry. Hampir semua sektor industri di Indonesia, mulai dari konstruksi, infrastruktur, manufaktur, energi, hingga perdagangan, memiliki keterkaitan erat dengan baja. Bahkan industri farmasi dan kecantikan pun membutuhkan produk baja,” jelas Anggia di saat rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi VI DPR dengan Wakil Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan, Dirut PT Krakatau Steel di ruang rapat KOmisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Sayangnya, lanjut Anggia, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kondisi industri baja nasional saat ini sangat memprihatinkan. Dari hasil pembahasan dan diskusi bersama berbagai pihak, Komisi VI DPR mencatat setidaknya ada tiga permasalahan kritis yang menjadi penyebab utama melemahnya daya saing baja dalam negeri.

Pertama pasar pasar dalam negeri dibanjiri oleh produk baja impor yang dijual dengan harga dibawah biaya produksi (dumping). Selain itu, terdapat praktik manipulasi HS code melalui kawasan perdagangan bebas (free trade zone) yang semakin memperparah situasi.

“Produk baja asing masuk dengan harga dumping, bahkan banyak yang transit melalui kawasan bebas dengan pengelabuan HS code. Ini jelas merugikan industri baja nasional,” tambahnya.

Selain itu, lemahnya instrumen proteksi perdagangan seperti safeguard atau tindakan pengamanan perdagangan, menjadi permasalahan yang cukup berat juga. Menurut Anggia, proses penyelidikan atas dugaan dumping seringkali berjalan terlalu lama dan tidak efisien.

“Penanganan kasus dumping bisa memakan waktu hingga 24 bulan, padahal di banyak negara hanya butuh 60 hingga 90 hari. Ini menunjukkan perlunya pembenahan agar kebijakan proteksi kita lebih cepat dan efektif,”tegasnya.

Tidak hanya itu, Komisi VI juga menyoroti kebijakan penerbitan izin impor baja yang dinilai tidak mempertimbangkan kapasitas produksi nasional. Hal ini menyebabkan produk baja lokal tidak mampu bersaing di pasar dalam negeri sendiri. Seharusnya menurutnya, Penerbitan izin impor harus mempertimbangkan kapasitas nasional agar industri dalam negeri tetap hidup dan mampu bersaing.

Politisi dari Fraksi PKB ini menegaskan bahwa rapat kali ini menjadi momentum penting untuk mencari solusi konkret atas tekanan yang dihadapi industri baja nasional. Ia minta pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk mengendalikan impor, memperkuat kebijakan perlindungan industri dalam negeri, dan memastikan proyek-proyek pembangunan nasional menggunakan produk baja lokal.

“Kami berharap rapat ini menghasilkan langkah nyata untuk menyelamatkan industri baja. Karena industri ini sering disebut sebagai indikator ekonomi nasional. Jika permintaan baja turun, itu pertanda ada masalah dalam pembangunan nasional kita,” tegasnya. •ayu/aha

Berita terkait

Selamatkan Industri Baja Nasional dari Banjir Impor China!
Industri dan Pembangunan
Selamatkan Industri Baja Nasional dari Banjir Impor China!
BUMN Diminta Selamatkan Industri Baja Nasional Lewat Pengelolaan Bahan Baku
Industri dan Pembangunan
BUMN Diminta Selamatkan Industri Baja Nasional Lewat Pengelolaan Bahan Baku
Kawendra: Sinergi Lintas Sektor Tentukan Kemandirian Industri Baja Nasional
Industri dan Pembangunan
Kawendra: Sinergi Lintas Sektor Tentukan Kemandirian Industri Baja Nasional
Tags:#Berita Utama#Komisi VI
Sebelumnya

Hari Pahlawan 2025, Waka Komisi X Ajak Generasi Muda Jadi Hero Masa Kini

Selanjutnya

Komisi VII Soroti Lemahnya Pengawasan dalam Kasus Kontaminasi Radioaktif di Cikande

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1055)
  • Industri dan Pembangunan(3688)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3691)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4564)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

SIDANG TAHUNAN MPR RI SIDANG BERSAMA DPR & DPD RI RAPAT PARIPURNA DPR RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
NTB|Gili Meno|mitigasi|Bencana|Gili Air|Gili Trawangan|Haji|biaya haji|RUU Perampasan Aset|PMI|RUU Masyarakat Adat|digital|Teknologi
Jakarta:
Cerah
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 64%
Angin: 3 km/h