E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Dorong Batam Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional Imbangi Singapura

Diterbitkan
Senin, 3 Nov 2025 11.11 WIB
Bagikan:
Dorong Batam Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Nasional Imbangi Singapura

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus saat memimpin pertemuan kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (29/10/2025). Foto: Bunga/vel.

PARLEMENTARIA, Batam — Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menilai perkembangan kawasan Batam yang strategis masih berjalan lambat dibandingkan negara tetangga, Singapura. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI ke Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (29/10/2025) saat meninjau perkembangan kawasan Batam–Bintan dan sejumlah proyek strategis nasional.

Menurut Lasarus, Batam memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pesaing kuat bagi Singapura dalam sektor logistik dan perdagangan internasional. Namun, ia menilai lemahnya kemauan politik dan koordinasi antarinstansi membuat potensi besar tersebut belum optimal.

“Komisi V melihat kenapa BP Batam ini perkembangannya lamban, sementara Singapura begitu cepat maju. Dari sisi finansial, Indonesia mampu. Tapi dari sisi kemauan politik, saya kira kita yang lemah,” ujar Lasarus.

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Kalimantan Barat II ini menegaskan, dengan dukungan penuh pemerintah pusat dan semangat nasionalisme dalam pengelolaan kawasan Batam, Indonesia seharusnya mampu menjadi pemain utama di jalur pelayaran internasional. Ia juga menyoroti peluang besar di sektor logistik yang belum tergarap optimal.

“Ada sekitar 15 juta TEUs peti kemas yang tidak tertampung di Singapura. Kita baru menampung sekitar 700 ribu TEUs. Ini peluang besar yang harus kita tangkap agar Indonesia, khususnya Batam, bisa mengambil peran strategis dalam perdagangan global,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan pentingnya sinkronisasi regulasi antara Batam dan Bintan agar keduanya bisa menjadi engine of growth ekonomi kawasan barat Indonesia. Ia menilai pemerintah pusat sudah tepat menjadikan Kepri sebagai salah satu tujuan investasi nasional, namun masih diperlukan penyesuaian aturan agar daya saing wilayah ini meningkat.

“Batam dan Bintan harus menjadi pusat pertumbuhan yang memberikan efek domino bagi daerah lain. Maka aturan seperti peraturan pemerintah perlu disesuaikan agar dua wilayah ini bisa saling mendukung dalam satu kawasan perdagangan bebas,” jelas Ansar.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan komitmen untuk menjadikan Batam sebagai role model kawasan investasi nasional yang terintegrasi dengan daerah sekitarnya. “Kita bersama Gubernur Kepri akan menjadikan Batam sebagai role model pertumbuhan ekonomi melalui investasi. Dengan berkembangnya Batam, pulau-pulau di sekitarnya akan ikut tumbuh dan mewujudkan arahan Presiden menjadikan Kepri pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Fary.

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DPR, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan Batam–Bintan dan menjadikan Kepulauan Riau sebagai gerbang ekonomi global Indonesia. •blf/um

Berita terkait

Legislator Dorong Ambon Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Musik Nasional
Industri dan Pembangunan
Legislator Dorong Ambon Jadi Pusat Ekonomi Kreatif Musik Nasional
Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja
Industri dan Pembangunan
Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Sejalan dengan Penciptaan Lapangan Kerja
Pembangunan Perbatasan Harus Jadi Pusat Ekonomi Masyarakat
Politik dan Keamanan
Pembangunan Perbatasan Harus Jadi Pusat Ekonomi Masyarakat
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi V
Sebelumnya

Komisi XII Ingatkan KLHK Tindak Tegas Dugaan Impor Limbah B3 PT Esun International

Selanjutnya

Charles Meikyansyah Dukung Menkeu Purbaya Berantas Thrifting Ilegal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h