E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Tambahan Anggaran Kemenlu, Diplomasi RI Harus “Menggigit” di Tengah Dinamika Global

Diterbitkan
Rabu, 9 Jul 2025 17.11 WIB
Bagikan:
Tambahan Anggaran Kemenlu, Diplomasi RI Harus “Menggigit” di Tengah Dinamika Global
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin menekankan pentingnya dukungan anggaran yang proporsional terhadap beban kerja dan tanggung jawab besar yang diemban Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam diplomasi internasional di tengah situasi geopolitik. Saat ini, Indonesia memiliki 132 perwakilan di seluruh dunia, namun dengan anggaran yang dianggap masih jauh dari memadai.

“Kalau saya melihat dari logikanya, kita ini punya 132 perwakilan di dunia internasional. Dengan anggaran Rp11 triliun, rasanya itu sangat minim dibandingkan mitra kerja kita yang lain. Bahkan Kominfo (Komdigi) saja bisa mengusulkan anggaran hingga Rp20 triliun,” ujar Nurul saat rapat kerja Komisi I DPR RI bersama Menlu di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025).

Ia mempertanyakan proses penyusunan pagu indikatif yang awalnya diusulkan sebesar Rp16,8 triliun namun dikoreksi turun menjadi Rp7,9 triliun. Kemenlu kemudian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp4,64 triliun sehingga totalnya menjadi sekitar Rp12 triliun. Menurutnya, besaran ini masih belum sebanding dengan peran strategis Indonesia dalam percaturan politik dan ekonomi global.

“Di tengah dunia yang sedang gaduh saat ini, Kemenlu kita perlu banyak support agar tidak tertinggal langkah dari negara-negara lain dalam diplomasi, lobi-lobi politik, dan persaingan investasi serta perdagangan,” tegas Nurul.

Lebih lanjut, Legislator Fraksi Partai Golkar tersebut kembali menyoroti minimnya anggaran yang dialokasikan untuk diplomasi multilateral. Ia mengungkapkan bahwa anggaran untuk kepemimpinan Indonesia dalam kerja sama multilateral hanya sekitar Rp4,3 miliar, sementara untuk diplomasi dan kerja sama internasional sekitar Rp1 triliun.

“Dengan jumlah sebesar itu, apakah cukup untuk memastikan wibawa Indonesia tetap tegak dalam berbagai forum internasional? Terutama saat kita berperan sebagai anggota di begitu banyak organisasi internasional,” tanyanya.

Nurul juga menyampaikan keprihatinannya atas keterbatasan aset fisik milik negara di luar negeri. Dari total 132 perwakilan Indonesia, hanya sekitar 33 yang memiliki gedung dan wisma milik sendiri, sementara sisanya masih menyewa.

“Pertanyaan saya, kapan terakhir negara membeli properti untuk perwakilan kita? Jangan sampai cerita-cerita heroik hanya dari zaman Bung Karno atau Job Ave. Apakah di masa pemerintahan saat ini ada pembelian aset baru? Karena ini menyangkut wajah bangsa,” ujarnya.

Menutup penyampaiannya, Nurul berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memiliki kesadaran kolektif untuk memperkuat peran Kemenlu, tidak hanya secara diplomatik, tetapi juga secara institusional melalui penyediaan anggaran dan fasilitas yang memadai. •pun/aha

Berita terkait

Maman Imanul Haq : Haji 2026 Aman di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Kesejahteraan Rakyat
Maman Imanul Haq : Haji 2026 Aman di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Rachmat Gobel: Di Tengah Konflik Global, Ekonomi Nasional Harus Mandiri
Politik dan Keamanan
Rachmat Gobel: Di Tengah Konflik Global, Ekonomi Nasional Harus Mandiri
Pentingnya Diplomasi Non-Blok di Tengah Konflik Global
Politik dan Keamanan
Pentingnya Diplomasi Non-Blok di Tengah Konflik Global
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Sekjen DPR Lantik Pejabat Baru, Mulai dari Pejabat Fungsional hingga Struktural

Selanjutnya

Alimuddin Kolatlena Dukung Program Sekolah Rakyat: Langkah Putus Rantai Kemiskinan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h