
“Kita ingin melihat langsung kondisi industri tekstil yang saat ini menjadi perhatian pemerintah, karena masih berpotensi besar menyerap tenaga kerja. Tekstil ini industri padat karya yang menjadi tumpuan ekspor juga,” ungkap Hekal kepada Parlementaria.
Hekal menambahkan bahwa meskipun beberapa perusahaan besar seperti Sritex dan Duniatex telah mengalami kebangkrutan, masih ada perusahaan yang menunjukkan perkembangan positif dan berkontribusi terhadap penerimaan negara.
“Kita dapat laporan dari Direktorat Jenderal Pajak bahwa penerimaan dari sektor ini justru meningkat. Ini berarti industrinya belum mati, masih ada yang tumbuh, dan itu harus kita dorong,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Menurutnya, DPR siap mendukung kebijakan pemerintah untuk mendorong kebangkitan industri tekstil demi terciptanya lapangan kerja dan peningkatan daya saing nasional. •eki/rdn