E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Penyerapan Gabah dan Beras Petani Dapat Libatkan Karang Taruna Dibandingkan Babinsa

Diterbitkan
Senin, 10 Mar 2025 10.53 WIB
Bagikan:
Penyerapan Gabah dan Beras Petani Dapat Libatkan Karang Taruna Dibandingkan Babinsa
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Saadiah Uluputty, mengingatkan Perum Bulog agar lebih berhati-hati dalam melibatkan Babinsa untuk menyerap gabah maupun beras dari petani.

Karena itu, tegasnya, niat baik pemerintah untuk memperkuat stok pangan nasional harus dilakukan secara bijak agar tidak menciptakan keresahan atau kesalahpahaman di kalangan petani.

Politisi PKS ini mengatakan, keterlibatan Babinsa yang notabene merupakan aparat TNI dalam urusan ekonomi masyarakat sipil dikhawatirkan justru menimbulkan ketakutan atau perasaan terintimidasi bagi petani.

Menurutnya, petani harus diberi ruang yang nyaman dan bebas tekanan, agar mereka bisa bekerja secara maksimal dan menjual hasil pertaniannya secara sukarela.

“Bulog tentu ingin hasil maksimal dalam penyerapan gabah petani, namun harus dipastikan bahwa proses ini tidak menimbulkan rasa takut atau tekanan psikologis kepada petani. Kesan intimidatif dari kehadiran aparat TNI, walaupun tidak disengaja, bisa saja muncul,” jelas Saadiah dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Sabtu (8/3/2025). 

Sebagai alternatif yang lebih baik dan konstruktif, Saadiah menyarankan agar Bulog menggandeng organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna di setiap wilayah.

Menurutnya, Karang Taruna tidak hanya mampu membantu tugas Bulog dalam penyerapan gabah, tetapi sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda di bidang pertanian.

“Keterlibatan Karang Taruna akan memberikan manfaat ganda. Tidak mesti Karang Taruna, Organisasi apapun dari anak muda dapat di akomodir. Pertama, mereka lebih dekat dan diterima oleh masyarakat sehingga proses berjalan secara kondusif. Kedua, ini sekaligus menjadi sarana untuk melatih dan mendidik pemuda agar menjadi generasi penerus yang memahami pentingnya ketahanan pangan nasional,” ujar wakil rakyat dari Indonesia Timur ini.

Politisi Fraksi PKS asal Maluku itu meminta pemerintah dan Bulog untuk segera mengevaluasi kebijakan ini secara terbuka dan transparan. Ia berharap agar langkah strategis yang diambil betul-betul mampu melindungi kepentingan petani dan memperkuat pertanian nasional secara berkelanjutan.

“Bulog perlu segera mempertimbangkan kembali pola kerja sama ini. Kita harus pastikan bahwa langkah yang diambil pemerintah benar-benar memberikan rasa aman bagi petani serta membuka kesempatan bagi pemuda untuk turut berperan aktif dalam membangun pertanian Indonesia,” tutup Saadiah Uluputty. •rdn

Berita terkait

Komisi IV: Pemerintah Harus Jamin Penyerapan Gabah dan Jagung Petani
Industri dan Pembangunan
Komisi IV: Pemerintah Harus Jamin Penyerapan Gabah dan Jagung Petani
Komisi IV Serap Aspirasi Petani Terkait Penyerapan Gabah dan Jagung di Sukabumi
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Serap Aspirasi Petani Terkait Penyerapan Gabah dan Jagung di Sukabumi
Rawan Tengkulak, Bulog Harus Jangkau Penyerapan Gabah Petani di Situ Gunung Sukabumi
Industri dan Pembangunan
Rawan Tengkulak, Bulog Harus Jangkau Penyerapan Gabah Petani di Situ Gunung Sukabumi
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Efisiensi Anggaran Jangan Sampai Kurangi Pelayanan Masyarakat di Jateng

Selanjutnya

Syaiful Huda Sampaikan Tujuh Catatan Guna Hadirkan Idulfitri Aman, Nyaman, dan Zero Accident

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h