E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
Berita/Politik dan Keamanan

Tingkatkan Kepercayaan Publik Terhadap TNI Dalam Revisi UU TNI

Diterbitkan
Selasa, 4 Mar 2025 19.03 WIB
Bagikan:
Tingkatkan Kepercayaan Publik Terhadap TNI Dalam Revisi UU TNI
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menegaskan komitmen kuat Fraksi NasDem untuk mendukung penuh Tentara Nasional Indonesia (TNI), terutama prajurit yang bertugas di garis depan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengungkapkan bahwa revisi UU TNI telah melalui berbagai kajian yang mendalam, baik oleh akademisi, pengamat, aktivis, maupun masyarakat umum.

Dalam pandangannya, Amelia menekankan bahwa revisi UU TNI harus dilakukan dengan hati-hati, agar tidak mengurangi kepercayaan publik terhadap institusi TNI yang sudah terbangun dengan baik. Ia menyebutkan bahwa revisi ini harus dapat mengakomodasi kebutuhan modernisasi TNI, sambil tetap menjaga independensi dan profesionalisme prajurit.

“Revisi UU ini harus mencerminkan komitmen kami untuk terus mendukung TNI, dan tentu saja tidak boleh mengganggu tingkat kepercayaan publik yang sudah begitu tinggi terhadap institusi ini,” kata Amelia dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi I DPR RI dengan Para Pakar di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Salah satu bagian yang menjadi sorotan adalah Pasal 47 ayat 2 dalam UU TNI yang mengatur soal penempatan prajurit di jabatan sipil. Ia menegaskan pentingnya memperhatikan relevansi pasal tersebut dalam konteks kekinian.

“TNI adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan negara, dan kita harus memastikan bahwa perubahan yang dilakukan justru memperkuat kemampuan TNI. Jika ada perubahan yang mengatur penempatan prajurit TNI di jabatan sipil, kita perlu memastikan bahwa itu tidak mengurangi fungsi utama TNI sebagai alat pertahanan negara,” ungkapnya.

Selain itu, Amelia juga mengungkapkan bahwa Fraksi Partai NasDem mengusulkan penambahan kajian terkait pengamanan objek vital nasional, yang kini menjadi perhatian besar di tengah perkembangan teknologi dan ancaman siber. Salah satu yang disoroti adalah pengamanan terhadap infrastruktur vital seperti Fiber Optik Indonesia (FOI) dan kabel komunikasi bawah laut.

“Kami melihat bahwa ancaman terhadap infrastruktur kritis, terutama dalam dunia siber, semakin meningkat. Oleh karena itu, pengamanan objek vital nasional, seperti kabel komunikasi dan internet bawah laut, harus menjadi prioritas dalam revisi UU TNI,” ujar Amelia.

Sektor ini menjadi sangat penting mengingat peran vitalnya dalam mendukung komunikasi dan transfer data, yang dapat berdampak besar jika terputus atau diserang. Menurut Amelia, penguatan perlindungan terhadap infrastruktur ini harus diimbangi dengan kebijakan yang mengakomodasi kebutuhan pengamanan dari ancaman siber global yang terus berkembang.

Tugas TNI dalam Dunia Siber

Amelia juga menekankan perlunya penguatan kebijakan terkait dengan pengawasan terhadap tugas-tugas TNI di dunia siber. Ia menyebutkan bahwa selain pengamanan fisik, ancaman terhadap negara saat ini semakin banyak yang berbentuk serangan digital yang dapat merusak stabilitas negara.

“Keamanan dunia maya sudah menjadi ancaman yang nyata, dan TNI harus siap menghadapi tantangan tersebut. Kami berharap ada pembahasan lebih lanjut mengenai kewenangan TNI dalam menghadapi ancaman siber ini,” imbuhnya.

Dalam konteks ini, dukungan terhadap TNI tidak hanya terbatas pada persoalan anggaran atau kebijakan struktural semata, tetapi juga mencakup komitmen yang lebih luas terhadap peran TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Dengan dukungan penuh terhadap TNI dan penekanan pada pentingnya revisi UU TNI yang mencerminkan kepercayaan publik, ia berharap Indonesia dapat semakin siap menghadapi tantangan global dan domestik yang terus berkembang, sambil menjaga kestabilan dan kedamaian nasional.

“Kami di Fraksi NasDem percaya bahwa TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI, dan ini adalah tanggung jawab kita bersama sebagai bangsa untuk mendukung mereka,” tandas Politisi Fraksi Partai NasDem itu. •um/aha

Berita terkait

LOBO DPR RI Jadi Ruang Partisipasi Publik Bermakna dalam Revisi UU Hak Cipta
Isu Lainnya
LOBO DPR RI Jadi Ruang Partisipasi Publik Bermakna dalam Revisi UU Hak Cipta
Baleg DPR Buka Ruang Masukan Publik dalam Revisi UU ASN
Politik dan Keamanan
Baleg DPR Buka Ruang Masukan Publik dalam Revisi UU ASN
TB Hasanuddin: Perlu Melihat secara Komprehensif, Kritik terhadap Proses Revisi UU TNI Hal Wajar
Politik dan Keamanan
TB Hasanuddin: Perlu Melihat secara Komprehensif, Kritik terhadap Proses Revisi UU TNI Hal Wajar
Tags:#Komisi I#Seputar Parlemen
Sebelumnya

Legislator Dorong Kesehatan Mental Generasi Muda, Demi Indonesia Emas 2045

Selanjutnya

Usul Nomenklatur Amnesti bagi Pekerja Migran Indonesia

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI