E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Legislator Usul: Pupuk Indonesia Gandeng BRI Salurkan Pupuk Bersubsidi

Diterbitkan
Senin, 3 Mar 2025 14.16 WIB
Bagikan:
Legislator Usul: Pupuk Indonesia Gandeng BRI Salurkan Pupuk Bersubsidi
PARLEMENTARIA, Jakarta – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Tani (Poktan) di sejumlah daerah menyatakan belum siap terlibat dalam mekanisme baru penyaluran pupuk bersubsidi.

Hal ini merespons perubahan skema distribusi pupuk subsidi berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, di mana pemerintah menetapkan bahwa pupuk subsidi akan disalurkan langsung ke Gapoktan di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Melchias Markus Mekeng mengusulkan kerja sama antara PT Pupuk Indonesia dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memperlancar distribusi pupuk subsidi.

“Apakah sebaiknya diadakan kerja sama antara PT Pupuk Indonesia dengan BRI?” ujar Mekeng dalam rapat bersama jajaran direksi PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Kamis (27/2/2025).

Menurut legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut, BRI adalah satu-satunya bank nasional dengan jaringan luas hingga pelosok desa. Hal ini sejalan dengan amanat Perpres yang bertujuan memotong rantai distribusi pupuk subsidi agar langsung dari pabrik ke petani.

“Untuk membangun toko atau memberdayakan masyarakat setempat, jika ada yang ingin menjadi penyalur pupuk, BRI bisa memberikan modal kerja kepada mereka. Dengan begitu, petani tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk mengambil pupuk ke kota, yang membuat harga semakin mahal,” jelasnya.

Mekeng juga menyoroti tantangan yang dihadapi Gapoktan di berbagai daerah dalam menjadi mitra distributor atau pengecer PT Pupuk Indonesia akibat keterbatasan kapasitas dan sumber daya.

“Harus ada terobosan. Bisa saja pupuk subsidi dijual melalui toko-toko yang kini menjamur dan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat hingga pelosok. Dengan begitu, akses petani terhadap pupuk menjadi lebih mudah,” ujar Mekeng.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemberantasan mafia pupuk subsidi yang selama ini menghambat distribusi dan menyebabkan harga pupuk melambung.

“Pemerintah harus berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menindak tegas mafia pupuk bersubsidi. Jika praktik ini terus terjadi, tujuan baik dari Perpres ini tidak akan berjalan optimal, dan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan akan sulit tercapai,” tegasnya.

“Pemerintah perlu memastikan mafia-mafia yang menghambat penyaluran pupuk ini diberantas,” pungkas Mekeng. •qq/aha

Berita terkait

Pupuk Bersubsidi Jantung Produktivitas Nasional yang harus Dikelola dengan Baik
Industri dan Pembangunan
Pupuk Bersubsidi Jantung Produktivitas Nasional yang harus Dikelola dengan Baik
Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi 2024 Jadi 9,5 Juta Ton Diharapkan Tepat Sasaran kepada Petani
Industri dan Pembangunan
Penambahan Kuota Pupuk Bersubsidi 2024 Jadi 9,5 Juta Ton Diharapkan Tepat Sasaran kepada Petani
Legislator Dorong Pupuk Indonesia Kerja Sama dengan K3S, Atasi Penyesuaian Harga Gas Bumi
Industri dan Pembangunan
Legislator Dorong Pupuk Indonesia Kerja Sama dengan K3S, Atasi Penyesuaian Harga Gas Bumi
Tags:#Seputar Parlemen#BAKN
Sebelumnya

Meski Kualitas Pertamax Aman, Legislator Juga Soroti Ketergantungan Impor BBM

Selanjutnya

Temukan Pangan Tak Layak Konsumsi, Legislator Minta BPOM Perkuat Sosialisasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h