E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Komisi IX Sidak, Temukan Dugaan Makanan Mengandung Boraks

Diterbitkan
Jumat, 28 Feb 2025 14.34 WIB
Bagikan:
Komisi IX Sidak, Temukan Dugaan Makanan Mengandung Boraks
PARLEMENTARIA, Malang – Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI masih menemukan beberapa makanan yang diduga mengandung boraks saat melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (27/2/2025).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mengatakan, dugaan adanya makanan mengandung zat berbahaya itu berasal dari sembilan sampel makanan yang diambil dan diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di lokasi tersebut.

“Dari 28 sampel yang diperiksa oleh BPOM ternyata ada sembilan yang positif mengandung boraks, paling banyak di sini itu sampelnya itu ikan asin dan teri,” ungkap politisi Partai Golkar tersebut.

Meski baru dugaan, namun temuan dari hasil sidak menjelang bulan Ramadan ini telah menjadi atensi dari jajaran Komisi IX DPR RI. Apalagi bulan Ramadan identik dengan maraknya pedagang takjil dengan berbagai macam varian makanan khas daerah.

Komisi IX DPR meminta kepada BPOM dan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang segera melakukan penelusuran untuk mengetahui dari mana asal ikan asin dan ikan teri tersebut. “Ini kami masih belum mengetahui apakah dari penjual atau supplier. Nanti perlu diteliti lagi,” ujarnya.

Legislator Dapil Jawa Timur VIII ini mengingatkan kepada para pedagang agar lebih berhati-hati ketika memilih bahan dasar yang akan dimasak dan tidak sekali-kali menambahkan zat berbahaya ke dalam adonan makanan.

“Kalau sampai terjadi kesalahan fatal yang disengaja bisa dibawa ke ranah hukum dan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Tapi kalau tidak sengaja diberikan teguran dan diimbau untuk berikutnya tidak dilakukan penjualan,” tandasnya.

Selain itu, Komisi IX DPR meminta pemkot setempat supaya memperkuat langkah edukasi kepada pedagang agar terhindar dari penggunaan bahan-bahan berbahaya. “Kami akan terus mengawasi melalui pemda apakah dilaksanakan atau tidak,” tukas Yahya.

Di lain pihak, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso yang ikut mendampingi tinjauan tersebut memastikan soal temuan dugaan kandungan boraks pada sampel makanan akan dikoordinasikan dengan BPOM.

“BPOM yang tadi melaksanakan pengujian, nanti kami lihat makanan ini kandungan boraks sejauh mana. Tentunya kami dalami, jika makanan tidak memenuhi standar kesehatan akan kami tarik,” jelas Erik.

Pihaknya juga berjanji saat Ramadan jajarannya akan rutin memantau makanan dan minuman yang dijajakan pedagang sehingga masyarakat bisa mendapatkan jaminan keamanan. “Tentu kami menginginkan masyarakat mengkonsumsi makanan dan minuman yang memenuhi standar atau layak konsumsi dan memenuhi aspek kesehatan,” pungkasnya. •oji/aha

Berita terkait

Komisi IX DPR Sidak Pasar Depok Demi Pastikan Pangan Aman Selama Ramadan
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX DPR Sidak Pasar Depok Demi Pastikan Pangan Aman Selama Ramadan
Temui Pewarna Tekstil Pada Makanan, Komisi IX DPR Sidak Pasar Modern BSD Jelang Lebaran
Kesejahteraan Rakyat
Temui Pewarna Tekstil Pada Makanan, Komisi IX DPR Sidak Pasar Modern BSD Jelang Lebaran
Sidak Pasar Depok Jaya, Komisi IX DPR Ingatkan Pemkot Depok Pengawasan Makanan Tak Boleh Kendur
Kesejahteraan Rakyat
Sidak Pasar Depok Jaya, Komisi IX DPR Ingatkan Pemkot Depok Pengawasan Makanan Tak Boleh Kendur
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Abdul Kharis Apresiasi MoU Kementan & Kemendikti-Saintek untuk Penelitian Komoditas Pangan

Selanjutnya

Rina Sa’adah: KKP Diminta Istiqomah Laksanakan Ekonomi Biru

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h