E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

SDA Melimpah, Komisi IX Optimistis Indonesia Tidak Impor Lagi Bahan Kimia Obat

Diterbitkan
Kamis, 7 Nov 2024 12.36 WIB
Bagikan:
SDA Melimpah, Komisi IX Optimistis Indonesia Tidak Impor Lagi Bahan Kimia Obat

Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama bersama Tim Kunspek Komisi IX DPR RI saat Kunjungan Kerja ke Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/11/2024). Foto: Shane/vel.

PARLEMENTARIA, Bekasi – Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama optimistis bahwa nantinya Indonesia tidak perlu lagi mengimpor bahan baku obat dari luar negeri. Hal itu mengingat sumber daya alam Indonesia yang melimpah dan bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku obat. Karena itu, ia mendorong agar pemerintah dan perusahaan bisa mengembangkan riset untuk bisa memaksimalkan sumber daya alam ini sebagai bahan baku obat di Indonesia.

“Kami juga mengajak para industri untuk dapat nantinya di waktu yang sudah ditetapkan untuk dapat melakukan pemenuhan bahan baku kimia obat dalam negerinya. Mudah-mudahan kita tidak lagi mengimpor bahan kimia obat impor yang pada hari ini kurang lebih ada di sekitar 90 sampai 95 persen ya. Oleh karena itu sudah ada beberapa perusahaan swasta yang mampu untuk dapat memproduksi bahan baku kimia obat. Jadi kita tidak tergantung lagi 100 persen atau secara dominan terkait dengan bahan kimia impor,” jelas Ade Rezki Pratama kepada Parlementaria usai melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/11/2024).

“Ini potensinya sangat luar biasa, tidak hanya bagi pasar dalam negeri tetapi juga potensi untuk dapat diekspor keluar”

Selain itu, Ade Rezki juga menilai bahwa dengan ketersediaan bahan alam bahan baku obat yang melimpah, bisa juga bisa membawa potensi obat di Indonesia untuk ‘go internasional’. “Ini potensinya sangat luar biasa, tidak hanya bagi pasar dalam negeri tetapi juga potensi untuk dapat diekspor keluar,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Selaras yang disampaikan oleh Ade, Anggota Komisi IX DPR RI Cellica Nurrachadiana juga melihat ada efek domino dari dikembangkannya bahan baku alam ini sebagai bahan baku obat di Indonesia. “Tentunya kita tahu bahwa Indonesia itu sangat kaya sekali jadi selain dari riset dan development untuk obat tradisional pastinya ada dampak ekonomi bagi petani-petani lokal yang ada di seluruh wilayah indonesia,” terangnya. •syn/rdn

Berita terkait

Farmasi Terjepit Impor, Komisi VII Minta Pemerintah Bangun Industri Bahan Baku Obat
Industri dan Pembangunan
Farmasi Terjepit Impor, Komisi VII Minta Pemerintah Bangun Industri Bahan Baku Obat
Komisi IX: Harus Diperketat Lagi Pengawasan Bahan Makanan di Pasar
Politik dan Keamanan
Komisi IX: Harus Diperketat Lagi Pengawasan Bahan Makanan di Pasar
Komisi IX Dorong Percepatan Pengembangan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Industri dan Pembangunan
Komisi IX Dorong Percepatan Pengembangan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan
Tags:#Komisi IX
Sebelumnya

Jangan Hanya Menindak Sadbor, Usut dan Tindak Juga Public Figure yang Promosikan Judi Online

Selanjutnya

Pentingnya Pendidikan kepada Pedagang terkait Penggunaan Bahan Kimia Makanan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h