E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VI Berharap Daya Tarik Lombok Tidak Bergantung pada Pergelaran MotoGP

Diterbitkan
Rabu, 25 Sep 2024 22.25 WIB
Bagikan:
Komisi VI Berharap Daya Tarik Lombok Tidak Bergantung pada Pergelaran MotoGP

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal foto bersama usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR ke Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (24/09/2024). Foto : Eki/Andri.

PARLEMENTARIA, Lombok Barat – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Mohamad Hekal menyayangkan wisatawan asing (turis) yang datang ke Lombok masih bergantung pada adanya pergelaran MotoGP. Sehingga, ketika hari-hari biasa, wisatawan yang datang ke Lombok masih terbilang sepi. Hal itu diperparah dengan banyaknya keluhan ketika ada pergelaran MotoGP harga tiket pesawat hingga hotel di Lombok melonjak naik.

“Nah ini yang harus kita sampaikan kepada Injourney bahwa harga tiket baik darat, udara maupun laut ketika ada event jangan terlalu aji mumpung karena ini bisa mematikan niat orang untuk datang, juga mematikan event yang sudah lumayan bagus,” ujar Hekal kepada Parlementaria usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR ke Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (24/09/2024).

Hekal menyarankan, mestinya Injourney justru memperbanyak event-event lainnya di luar MotoGP. Dengan memperbanyak event tersebut maka nantinya harga tetap bisa naik secara rata-rata dan terkendali serta tidak terlalu fluktuasi seperti saat ini. Hekal berharap event-event di Lombok dijadwalkan secara konsisten dan merata sepanjang tahun. Menurutnya, hal itu akan sangat menguntungkan terhadap perekonomian masyarakat.

“Usaha-usaha akan jalan. Semuanya ya, baik yang kecil, menengah maupun besar, kemudian hotel tertarik untuk membangun terus. UMKM juga banyak pembelinya. Itu yang kita harapkan,” imbuh Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Ia juga berharap kedepannya pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perusahaan BUMN meningkatkan sinergitasnya untuk membangun event di Lombok.

“Event-nya kita rapikan lagi. Masyarakat juga kita libatkan baik UMKM-nya maupun pendidikan dan pelatihan untuk bagaimana menjamu tamu-tamu, bekerja di hotel, tour dan travel serta spot-spot wisata. Dan kalau bisa carilah budaya khas di Lombok ini yang bisa menjadi daya tarik, misalnya untuk makanan di sini kan ada plecing, ayam taliwang dan nasi balap puyung,” demikian Mohamad Hekal. •eki/rdn

Berita terkait

Desa Wisata Harus Mandiri Finansial, Tidak Bergantung pada APBN dan APBD
Industri dan Pembangunan
Desa Wisata Harus Mandiri Finansial, Tidak Bergantung pada APBN dan APBD
Revisi KUHAP Akan Disusun Lebih Objektif, Tidak Bergantung pada Subjektivitas Aparat Hukum
Politik dan Keamanan
Revisi KUHAP Akan Disusun Lebih Objektif, Tidak Bergantung pada Subjektivitas Aparat Hukum
Jelang MotoGP, Komisi VI: UMKM Lokal di KEK Mandalika Perlu Dapat Perhatian
Industri dan Pembangunan
Jelang MotoGP, Komisi VI: UMKM Lokal di KEK Mandalika Perlu Dapat Perhatian
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

Legislator Minta Kasus Klaim BPJS Fiktif Harus Ditindak Tegas

Selanjutnya

Marak Perundungan di Sekolah, Komisi X Minta Pemerintah Perbanyak Kegiatan Bagi Pelajar

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI