E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 52%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 52%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi XII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Komisi III|Komisi II|Bencana|Komisi V|UMKM|Baleg
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 31°C
Lembab: 52%
Angin: 5 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Menyusuri Sarinah, Menemukan Wajah UMKM Indonesia

Diterbitkan
Jumat, 4 Sep 2026 23.59 WIB
Bagikan:
Menyusuri Sarinah, Menemukan Wajah UMKM Indonesia

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim saat meninjau sentra UMKM di Sarinah, Jakarta, Kamis (3/9/2026)|Foto: Ria/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Di tengah gedung yang identik dengan sejarah perdagangan Indonesia itu, wajah  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tampil dalam bentuk yang beragam. Ada produk yang namanya sudah dikenal luas, tetapi ada pula merek yang masih berjuang memperkenalkan diri kepada konsumen.


Pemandangan tersebut menjadi perhatian Komisi VII DPR RI saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Sentra UMKM Sarinah, Kamis (3/9/2016). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana ekosistem pemasaran, pembinaan, dan pengembangan produk lokal berjalan, sekaligus menggali persoalan yang masih dihadapi pelaku UMKM.


Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menilai Sarinah memberikan gambaran bahwa UMKM Indonesia dapat tampil dalam ruang perdagangan yang modern tanpa kehilangan identitas lokalnya. “Kita dari Komisi VII kunjungan ke Sarinah karena ini jadi kebanggaan kita, sentra UMKM tapi dengan kelas yang bisa diterima. Kami melihat dari bawah sampai ke atas, dari food court sampai ke semua tenant dengan jumlah yang besar,” ujar Chusnunia

Lihat Juga :

Dina Lorenza: Produk UMKM Garuda Food Berpotensi Jadi Wajah Pariwisata Indonesia

Dina Lorenza: Produk UMKM Garuda Food Berpotensi Jadi Wajah Pariwisata Indonesia

Legislator Komisi VI Dukung BUMN Pariwisata Majukan Potensi UMKM Indonesia

Legislator Komisi VI Dukung BUMN Pariwisata Majukan Potensi UMKM Indonesia


Bagi Chusnunia, apa yang terlihat di Sarinah bukan sekadar tempat untuk memasarkan produk. Lebih dari itu, Sarinah menunjukkan betapa pentingnya sebuah ruang yang mampu mempertemukan produk UMKM dengan konsumen.


Sebab, persoalan yang dihadapi UMKM sering kali bukan semata-mata kemampuan memproduksi barang. Banyak pelaku usaha justru berhenti pada persoalan berikutnya: bagaimana produk mereka dikenal dan memiliki pasar.


“Ini harapan bagi UMKM kita, karena UMKM kita selama ini kesulitan dalam soal marketing. Harapannya ini bahkan bisa di-copy ke beberapa provinsi lain, bukan hanya di Jakarta,” katanya.


Legislator Fraksi PKB itu menilai keberpihakan terhadap produk lokal perlu diwujudkan melalui ekosistem yang memberikan kesempatan kepada UMKM untuk berkembang. Akses pasar, pembiayaan, pendampingan, promosi, hingga koneksi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi bagian yang tidak terpisahkan.


Sementara itu, di area kuliner Sarinah, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty justru menemukan cerita lain tentang kekayaan produk lokal. Deretan makanan yang tersaji menghadirkan nama-nama kuliner dari berbagai daerah, termasuk beberapa menu yang belum begitu familiar bagi masyarakat luas.


“Kalau melihat makanan, kayaknya semuanya mau dimakan. Yang jarang-jarang kita lihat ada nasi tempong, sop konro, dan bakmi piring. Saya belum pernah dengar bakmi piring,” ujar Evita.


Bagi Evita, keberadaan kuliner khas daerah di Sarinah memperlihatkan bahwa ekonomi kreatif tidak selalu hadir dalam bentuk yang rumit. Sepiring makanan pun dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan identitas dan kekayaan budaya Indonesia.


Ia pun mengajak masyarakat menjadikan Sarinah sebagai salah satu tujuan untuk mengenal sekaligus menikmati produk lokal. “Kalau mau coba makanan khas Indonesia, datang ke Sarinah. Lengkap, komplit,” katanya.


Perjalanan Evita kemudian berlanjut ke lantai empat, tempat berbagai produk UMKM dipasarkan. Di sana, produk dari merek yang telah memiliki nama berdampingan dengan produk dari pelaku usaha yang masih membangun pasar.


“Lantai ini khusus produk-produk UMKM. Macam-macam. Ada brand-brand yang sudah terkenal, ada juga yang belum. Kita dukung,” ujar Evita seraya mengatakan, keberadaan ruang seperti itu memberikan peluang bagi produk lokal untuk bertemu dengan konsumen


Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa Sarinah juga menjadi ruang kolaborasi bersama InJourney Group untuk memperkuat akses pasar dan pemberdayaan UMKM berbasis budaya. Kolaborasi tersebut antara lain dilakukan melalui ruang promosi dan pameran intellectual property (IP) lokal. (rnm/aha)

Berita terkait

Dina Lorenza: Produk UMKM Garuda Food Berpotensi Jadi Wajah Pariwisata Indonesia
Industri dan Pembangunan
Dina Lorenza: Produk UMKM Garuda Food Berpotensi Jadi Wajah Pariwisata Indonesia
Legislator Komisi VI Dukung BUMN Pariwisata Majukan Potensi UMKM Indonesia
Industri dan Pembangunan
Legislator Komisi VI Dukung BUMN Pariwisata Majukan Potensi UMKM Indonesia
Jadi Wajah Indonesia di Dunia, Perkuat Kapasitas Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali
Politik dan Keamanan
Jadi Wajah Indonesia di Dunia, Perkuat Kapasitas Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali
Tags:#Komisi VII#UMKM#Chusnunia Chalim#Sarinah#Budaya Indonesia
Sebelumnya

MKD Tegaskan Penggunaan TNKB Khusus Harus secara Bijaksana dan Hati-Hati

Selanjutnya

DPR Menjaga Hukum, Mengawal Keadilan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3937)
  • Isu Lainnya(1078)
  • Kesejahteraan Rakyat(3928)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4764)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI