E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran|RUU Perampasan Aset|BBM|Pendidikan|UMKM|MBG|RUU SDI|sekolah|Komisi III|Haji|Subsidi|RUU Daerah Kepulauan|PT. Freeport
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 83%
Angin: 2 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Lupa Rukun Haji Bisa Berakibat Fatal, Ansari: Peran KBIHU Sangat Vital

Diterbitkan
Senin, 6 Jul 2026 16.12 WIB
Bagikan:
Lupa Rukun Haji Bisa Berakibat Fatal, Ansari: Peran KBIHU Sangat Vital

Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI dengan pengurus KBIHU DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Devi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Ansari menegaskan peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) sangat penting dalam memastikan setiap jemaah dapat melaksanakan seluruh rukun haji dengan benar. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan KBIHU tidak hanya membantu jemaah memahami tata cara ibadah, tetapi juga memastikan ibadah yang dijalankan memenuhi syarat dan rukun sehingga sah secara syariat.

 

"Pengalaman saya ikut jamaah, ikut KBIHU itu sangat luar biasa dan perannya juga sangat bagus untuk jamaah haji, utamanya bagi mereka yang lansia, yang awam. Karena memang haji itu kita harus memastikan sah atau tidaknya jamaah haji," ujar Ansari dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI dengan pengurus KBIHU DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Lihat Juga :

Pansus Haji Pertanyakan Jemaah Haji Khusus Nol Tahun Bisa Berangkat Haji

Pansus Haji Pertanyakan Jemaah Haji Khusus Nol Tahun Bisa Berangkat Haji

Kolaborasi KBIHU dengan Kemenag Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji di Masa Depan

Kolaborasi KBIHU dengan Kemenag Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji di Masa Depan

 

Ansari menjelaskan, pendampingan KBIHU menjadi sangat krusial karena masih ditemukan jemaah yang lupa atau tidak menyadari adanya kekurangan dalam pelaksanaan ibadahnya. Dengan adanya pembimbing yang terus mendampingi, potensi kesalahan dapat segera diketahui dan diperbaiki sebelum berdampak pada keabsahan ibadah haji.

 

Ia mencontohkan pengalaman yang ditemuinya saat musim haji lalu. Seorang jemaah yang usianya masih relatif muda baru menyadari bahwa dirinya melaksanakan tawaf dalam keadaan tidak suci. Beruntung, persoalan tersebut segera disampaikan kepada pembimbing sehingga jemaah dapat mengulang rangkaian ibadah yang diperlukan.

 

"Kemarin pengalaman kami, ada jamaah haji yang itu usianya juga tidak terlalu sepuh, tetapi dia ketika tawaf ternyata tidak suci. Akhirnya harus mengulang tawaf sa'inya, untungnya dia menyampaikan kepada kami di hotel," katanya.

 

Meski mengapresiasi peran strategis KBIHU, Ansari menilai masih terdapat sejumlah aspek pendampingan yang perlu menjadi bahan evaluasi. Salah satunya ialah dugaan pungutan liar terhadap layanan kursi roda yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan banyak menimpa jemaah lansia.

 

"Ada pungli kursi roda kemarin sempat ramai di media sosial dan korbannya itu jamaah haji lansia yang membutuhkan kursi roda dan bahkan sampai ratusan real," ujarnya.

 

Ia juga meminta KBIHU memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan pembayaran dam maupun badal haji. Menurutnya, setiap pembayaran yang dilakukan jemaah harus disertai bukti resmi agar tercipta transparansi dan mencegah penyalahgunaan dana.

 

"Terjadi juga KBIHU meminta biaya dam atau badal haji namun dana tersebut digelapkan dan jamaah tidak menerima bukti. Artinya ini benar-benar harus dipastikan bahwa ketika membayar dam maka jamaah mendapatkan bukti dari pembayaran dam tersebut," tegasnya.

 

Selain itu, Ansari menyoroti aktivitas city tour yang diikuti sebagian jemaah di luar rangkaian ibadah haji. Menurutnya, diperlukan regulasi yang lebih jelas agar kegiatan tersebut memiliki kepastian hukum sekaligus memberikan perlindungan kepada jemaah, terutama setelah terjadinya insiden kecelakaan yang melibatkan rombongan jemaah.

 

"Ini sebenarnya tidak ada regulasi yang mengatur secara detail terkait aktivitas jemaah di luar penyelenggaraan ibadah haji. Namun surat edaran ini baru ada setelah insiden kecelakaan," katanya.

 

Ansari berharap pemerintah dan KBIHU terus memperkuat sinergi dalam memberikan pendampingan kepada jemaah. Ia juga menilai pembagian kewenangan antara KBIHU dan penyelenggara ibadah haji perlu diperjelas agar masing-masing dapat menjalankan fungsi secara optimal tanpa saling tumpang tindih.

 

"Sebaiknya ini terjadi kerja sama, bukan mengintervensi seperti itu," pungkasnya.(hal/ssb)

Berita terkait

Pansus Haji Pertanyakan Jemaah Haji Khusus Nol Tahun Bisa Berangkat Haji
Isu Lainnya
Pansus Haji Pertanyakan Jemaah Haji Khusus Nol Tahun Bisa Berangkat Haji
Kolaborasi KBIHU dengan Kemenag Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji di Masa Depan
Kesejahteraan Rakyat
Kolaborasi KBIHU dengan Kemenag Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji di Masa Depan
Komisi VIII Soroti Kapasitas KBIHU dan Pendampingan Jemaah Haji
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Soroti Kapasitas KBIHU dan Pendampingan Jemaah Haji
Tags:#Haji#KBIHU
Sebelumnya

Dukung Penuh Perpres 111/2025, LGBT Ancaman Nonmiliter Harus Dapat Perhatian Serius

Selanjutnya

Dua Kali Bahas Tailing Freeport, Sonny Dorong Langkah Konkret ke Kementerian Teknis

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1021)
  • Industri dan Pembangunan(3568)
  • Isu Lainnya(1033)
  • Kesejahteraan Rakyat(3561)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4342)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI