E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Palestina|Bank Indonesia|Israel|Jalur Gaza|Jurnalis Indonesia|Badan Bank Tanah|Wamena|Konflik Antarsuku
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 75%
Angin: 7 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Palestina|Bank Indonesia|Israel|Jalur Gaza|Jurnalis Indonesia|Badan Bank Tanah|Wamena|Konflik Antarsuku
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 75%
Angin: 7 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Palestina|Bank Indonesia|Israel|Jalur Gaza|Jurnalis Indonesia|Badan Bank Tanah|Wamena|Konflik Antarsuku
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 75%
Angin: 7 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Rikwanto Dorong Penyelesaian Konflik Wamena Melalui Mediasi dan Kearifan Lokal

Diterbitkan
Selasa, 19 Mei 2026 10.11 WIB
Bagikan:
Rikwanto Dorong Penyelesaian Konflik Wamena Melalui Mediasi dan Kearifan Lokal

Anggota Komisi III DPR RI, Rikwanto, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Ruang Rapat Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Devi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Rikwanto mendorong penyelesaian konflik antarsuku yang terjadi di Wamena, Papua Pegunungan, melalui pendekatan mediasi dan pemanfaatan mekanisme kearifan lokal. Menurutnya, pelibatan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk meredam konflik agar tidak meluas dan menimbulkan lebih banyak korban.


“Konflik suku seperti yang terjadi di Wamena harus segera diselesaikan melalui mediasi. Kearifan lokal di Papua memiliki perangkat adat yang mampu menjadi sarana penyelesaian masalah secara damai,” ujar Rikwanto saaat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).


Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai, pendekatan berbasis adat lebih efektif karena masyarakat Papua masih menjunjung tinggi keputusan yang dihasilkan melalui musyawarah para kepala suku dan tokoh masyarakat. Oleh karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mempertemukan para pihak yang berkonflik di meja perundingan.

Lihat Juga :

Syamsu Rizal Dorong Pemerintah Kendalikan Informasi Konflik Wamena untuk Cegah Hoaks dan Provokasi

Syamsu Rizal Dorong Pemerintah Kendalikan Informasi Konflik Wamena untuk Cegah Hoaks dan Provokasi

Sinergi Parlemen dan Kampus Diperkuat, BKSAP Dorong Kebijakan Berbasis Kearifan Lokal

Sinergi Parlemen dan Kampus Diperkuat, BKSAP Dorong Kebijakan Berbasis Kearifan Lokal


Menurut Rikwanto, aparat penegak hukum tetap memiliki peran penting, terutama untuk memastikan situasi keamanan terkendali dan mencegah konflik meluas ke wilayah lain. Namun, keterlibatan aparat sebaiknya difokuskan pada fungsi pengamanan serta fasilitasi dialog.


“Kalau aparat turun, perannya adalah membuat batasan agar konflik tidak melebar, sekaligus menjadi mediator dan negosiator yang baik supaya perdamaian dapat segera tercapai,” jelasnya.


Ia menekankan bahwa semakin lama konflik dibiarkan, semakin besar pula potensi korban jiwa dan kerugian sosial yang ditimbulkan. Karena itu, seluruh pihak harus bergerak cepat untuk mengedepankan dialog dan penyelesaian damai.


Rikwanto juga mendorong pemerintah daerah untuk mengambil peran aktif dengan mengumpulkan tokoh adat, tokoh agama, tokoh budaya, serta para kepala suku guna merumuskan solusi terbaik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat adat akan mempercepat terciptanya perdamaian.


“Pemerintah daerah harus memfasilitasi pertemuan para tokoh yang dituakan agar persoalan ini diselesaikan secara musyawarah demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis,” ujarnya.


Lebih lanjut, Rikwanto menyatakan optimistis masyarakat Papua memiliki kedewasaan untuk menyelesaikan konflik dengan mengedepankan hukum dan semangat hidup berdampingan. Ia berharap bentrokan tersebut segera berakhir agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman.


“Saya yakin masyarakat Papua semakin dewasa dan memahami bahwa konflik tidak membawa manfaat. Yang terbaik adalah hidup damai, berhukum, dan saling berdampingan,” pungkasnya.


Sebagaimana diketahui, bentrok antarsuku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diketahui menyebabkan 13 orang meninggal dunia dan 19 lainnya luka-luka. Konflik yang melibatkan Suku Pirime (Lanny) dan Suku Kurima (Woma) itu dipicu persoalan lama terkait denda adat pascakecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang anggota DPRD Lanny Jaya pada 2024. 


Bentrokan yang semula terjadi di Distrik Woma kemudian meluas ke sejumlah wilayah lain dengan penggunaan senjata tajam dan panah, sehingga memaksa ratusan warga mengungsi untuk menghindari eskalasi konflik. (fa/aha)

Berita terkait

Syamsu Rizal Dorong Pemerintah Kendalikan Informasi Konflik Wamena untuk Cegah Hoaks dan Provokasi
Politik dan Keamanan
Syamsu Rizal Dorong Pemerintah Kendalikan Informasi Konflik Wamena untuk Cegah Hoaks dan Provokasi
Sinergi Parlemen dan Kampus Diperkuat, BKSAP Dorong Kebijakan Berbasis Kearifan Lokal
Politik dan Keamanan
Sinergi Parlemen dan Kampus Diperkuat, BKSAP Dorong Kebijakan Berbasis Kearifan Lokal
Tindak Lanjuti Aspirasi ke Sumsel, BAM DPR RI Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berkeadilan
Kesejahteraan Rakyat
Tindak Lanjuti Aspirasi ke Sumsel, BAM DPR RI Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berkeadilan
Tags:#Wamena#Konflik Antarsuku#Papua
Sebelumnya

Ibas: Mahasiswa Harus Jadi Kompas Moral dan Penentu Masa Depan Bangsa

Selanjutnya

Nasir Djamil Minta Kewenangan Kelola Madrasah oleh Pemerintah Aceh Dipertahankan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(828)
  • Industri dan Pembangunan(3028)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2975)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3677)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Rupiah|Dolar|Palestina|Bank Indonesia|Israel|Jalur Gaza|Jurnalis Indonesia|Badan Bank Tanah|Wamena|Konflik Antarsuku
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 35°C
Lembab: 75%
Angin: 7 km/h