E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Reses|Pendidikan|pangan|Haji|timwas haji|Transportasi|BBM|Subsidi|Duka Cita|Kekerasan Seksual|kecelakaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 59%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Reses|Pendidikan|pangan|Haji|timwas haji|Transportasi|BBM|Subsidi|Duka Cita|Kekerasan Seksual|kecelakaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 59%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Reses|Pendidikan|pangan|Haji|timwas haji|Transportasi|BBM|Subsidi|Duka Cita|Kekerasan Seksual|kecelakaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 59%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Tak Lagi Menginduk ke Bali, Komisi X Pastikan NTB Punya Balai Pelestarian Kebudayaan Sendiri

Diterbitkan
Jumat, 13 Feb 2026 14.26 WIB
Bagikan:
Tak Lagi Menginduk ke Bali, Komisi X Pastikan NTB Punya Balai Pelestarian Kebudayaan Sendiri

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu, (11/2/2026).

PARLEMENTARIA, Mataram – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, membawa angin segar bagi para pegiat sejarah dan kebudayaan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pelestarian Cagar Budaya Komisi X DPR RI ke NTB, Lalu Hadrian memastikan bahwa mulai tahun 2026, NTB akan memiliki kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) sendiri.

Langkah ini merupakan terobosan signifikan mengingat selama ini urusan pelestarian kebudayaan di wilayah tersebut masih menginduk ke provinsi tetangga.

“InsyaAllah, tahun 2026 ini Balai Pelestarian Kebudayaan yang merupakan unit dari Kementerian Kebudayaan akan hadir di NTB,” ungkap Lalu Hadrian kepada Parlementaria di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu, (11/2/2026).

Legislator asal Dapil NTB II, ini menjelaskan bahwa sebelumnya, struktur kelembagaan BPK bersifat regional. Kantor yang berpusat di Bali harus menaungi tiga provinsi sekaligus, yakni Bali, NTB, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Luasnya cakupan wilayah kerja tersebut seringkali menjadi tantangan tersendiri dalam optimalisasi pengelolaan cagar budaya.

Ia juga menegaskan, kehadiran BPK secara mandiri di NTB akan membawa dampak positif yang masif. Fokus kelembagaan yang lebih spesifik dinilai akan memangkas birokrasi dan mempercepat akselerasi program kebudayaan.

“Dengan adanya BPK di Nusa Tenggara Barat, maka tentu pelestarian, pemanfaatan cagar budaya, termasuk penganggarannya akan lebih mudah,” jelasnya.

Selain masalah kelembagaan, fokus utama kunjungan Panja Komisi X ini adalah inventarisasi aset budaya. Lalu Hadrian menekankan komitmen negara untuk merawat memori kolektif bangsa melalui pencatatan administratif yang tertib.

“Negara menginginkan bahwa tidak ada satupun situs budaya atau cagar budaya di seluruh Indonesia, termasuk di NTB, yang tidak tercatat di dalam lembaran negara,” tegasnya.

Ia menyadari bahwa NTB menyimpan potensi sejarah yang luar biasa, mulai dari situs purbakala hingga peninggalan kerajaan yang tersebar di Lombok dan Sumbawa. Namun, potensi ini perlu legitimasi negara agar terlindungi dan dapat dikelola dengan baik.

“Kita di NTB ini memiliki banyak situs, banyak cagar budaya, termasuk sejarah. Nah, itulah yang kami pastikan hari ini bersama teman-teman Komisi 10, agar cagar budaya, situs, dan sejarah itu masuk ke dalam lembaran Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. •upi/aha

Berita terkait

Komisi IX DPR ke Bogor, Pastikan Tak Ada Toleransi Pangan Berbahaya
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX DPR ke Bogor, Pastikan Tak Ada Toleransi Pangan Berbahaya
Dukung Revitalisasi Museum NTB, Komisi X Minta Ratusan Benda Bersejarah Segera Dipulangkan
Kesejahteraan Rakyat
Dukung Revitalisasi Museum NTB, Komisi X Minta Ratusan Benda Bersejarah Segera Dipulangkan
Menapaki Jejak Majapahit: Cerita Kunjungan Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X ke Situs Trowulan
Kesejahteraan Rakyat
Menapaki Jejak Majapahit: Cerita Kunjungan Panja Pelestarian Cagar Budaya Komisi X ke Situs Trowulan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Komisi VII Pastikan Program Pusat Sesuai Pemulihan Pariwisata Sumbar

Selanjutnya

Komisi IV Pastikan Stok dan Harga Bapok Aman Jelang Ramadan di Pasar Wonokromo

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(804)
  • Industri dan Pembangunan(2997)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2899)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3613)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
energi|RUU Masyarakat Hukum Adat|Reses|Pendidikan|pangan|Haji|timwas haji|Transportasi|BBM|Subsidi|Duka Cita|Kekerasan Seksual|kecelakaan
Jakarta:
Berawan
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 59%
Angin: 11 km/h