E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Fungsi Pengawasan BAPETEN Perlu Ditingkatkan, Jangan Hanya Bersifat Reaktif

Diterbitkan
Rabu, 11 Feb 2026 16.34 WIB
Bagikan:
Fungsi Pengawasan BAPETEN Perlu Ditingkatkan, Jangan Hanya Bersifat Reaktif

Anggota Komisi XII DPR RI, Totok Daryanto, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto: Jaka/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi XII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) untuk membahas rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia, serta penguatan pengawasan terhadap pemanfaatan tenaga nuklir.

Anggota Komisi XII DPR RI, Totok Daryanto, menekankan pentingnya peningkatan fungsi pengawasan BAPETEN agar tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif dan preventif, mengingat risiko tinggi yang melekat pada isu radiasi dan nuklir.

“Fungsi pengawasan BAPETEN perlu ditingkatkan. Selama ini pengawasan sering kali bersifat reaktif. Kalau ini bukan persoalan radiasi mungkin tidak terlalu bermasalah, tapi karena ini menyangkut nuklir, risikonya sangat besar,” ujar Totok saat diwawancarai Parlementaria di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Ia mencontohkan insiden yang terjadi di kawasan Cikande sebagai pelajaran penting agar pengawasan dilakukan sebelum terjadi kecelakaan. Menurutnya, penanganan tidak boleh dilakukan setelah peristiwa terjadi, melainkan harus dicegah sejak awal.

Lebih lanjut, Totok juga menyinggung dinamika global yang berpotensi memicu konflik berskala besar, termasuk ancaman perang nuklir. Ia menilai BAPETEN perlu memberikan masukan kepada pemerintah dan masyarakat terkait potensi dampak jika terjadi konflik nuklir global, meskipun Indonesia berada jauh dari wilayah konflik.

“BAPETEN mestinya bisa memberi gambaran kepada masyarakat, apa yang harus dilakukan jika terjadi perang nuklir di dunia, walaupun Indonesia tidak terlibat langsung,” jelas Politisi Fraksi PAN ini.

Di sisi lain, Totok menegaskan bahwa pemanfaatan tenaga nuklir tetap dibutuhkan untuk mendukung kemandirian energi nasional. Rencana pembangunan PLTN telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), sehingga saat ini pemerintah berada pada tahap persiapan.

“Komisi XII akan terus mengikuti dan mengawasi agar seluruh proses berjalan sesuai rencana dan ketentuan. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan dilakukan agar publik memahami pemanfaatan tenaga nuklir untuk kepentingan energi nasional,” pungkasnya. •whp/rdn

Berita terkait

Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital
Politik dan Keamanan
Media Sosial Kantah Jaksel Perlu Lebih Interaktif, Jangan Hanya Etalase Digital
UU KADIN Perlu Direvisi, Legislator: Pengusaha Daerah Jangan Hanya Jadi Penonton
Politik dan Keamanan
UU KADIN Perlu Direvisi, Legislator: Pengusaha Daerah Jangan Hanya Jadi Penonton
Putra Nababan: Fungsi Pengawasan DPR Harus Lebih Tajam dan Dapat Dilaksanakan
Isu Lainnya
Putra Nababan: Fungsi Pengawasan DPR Harus Lebih Tajam dan Dapat Dilaksanakan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XII
Sebelumnya

Perkembangan Bisnis Semakin Kompleks Regulasi Persaingan Usaha Baru Harus Lebih Progresif

Selanjutnya

Perkuat Kepastian Hukum Program Tiga Juta Rumah, Perlu Disusun Regulasi Hukum Bersifat Khusus

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h