E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VI Evaluasi Respons PLN dalam Menangani Bencana Hidrometeorologi di Sumatra

Diterbitkan
Rabu, 21 Jan 2026 15.05 WIB
Bagikan:
Komisi VI Evaluasi Respons PLN dalam Menangani Bencana Hidrometeorologi di Sumatra

Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) beserta subholding di Kompleks.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi VI DPR RI melakukan evaluasi terhadap penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra beberapa waktu lalu, khususnya terkait langkah mitigasi dan respons cepat yang dilakukan oleh PT PLN (Persero).

Evaluasi ini dilakukan menyusul terjadinya pemadaman listrik berkepanjangan akibat kegagalan sistem ketenagalistrikan di tengah bencana tersebut. Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menegaskan bahwa bencana yang melanda wilayah Sumatra merupakan peristiwa serius yang harus menjadi perhatian bersama, tidak hanya sebagai kejadian alam, tetapi juga sebagai ujian terhadap kesiapan dan ketahanan infrastruktur nasional.

Hal itu disampaikan Anggia saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) beserta subholding di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (21/01/2026).

“Kita punya bencana, mendapatkan bencana dan teguran ya dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Yang sudah dihadapi oleh saudara-saudara kita yang ada di Sumatera, merata dan ini menjadi bencana yang yang harus menjadi perhatian kita bersama. Saya yakin teman-teman PLN juga sudah melakukan banyak hal untuk membantu teman-teman yang ada saudara-saudara kita yang ada di Sumatra,” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa anomali cuaca ekstrem yang dipicu fenomena La Nina, dengan curah hujan mencapai 400 milimeter per hari, telah menyebabkan gangguan besar pada sistem kelistrikan nasional.

“Kita menyaksikan bersama bagaimana anomali cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena La Nina dengan intensitas curah hujan mencapai 400 mm per hari telah mengakibatkan disrupsi masif pada sistem ketenagalistrikan nasional terutama yang ada di Sumatra,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

Fakta di lapangan, lanjutnya, menunjukkan dampak yang sangat signifikan dimana ribuan gardu distribusi terendam, puluhan menara transmisi juga di sepanjang Bukit Barisan mengalami kegagalan struktural akibat pergerakan tanah dan ratusan ribu pelanggan harus mengalami kegelapan total dalam waktu yang cukup lama.

“Mudah-mudahan hari ini juga sudah berangsur lebih baik,” tuturnya.

Anggia menilai kondisi tersebut menjadi peringatan serius bahwa strategi ketahanan infrastruktur kelistrikan nasional masih rentan terhadap eskalasi perubahan iklim global. Atas dasar itu, Komisi VI DPR RI meminta penjelasan menyeluruh dari PLN dan subholding terkait efektivitas pemulihan serta langkah audit teknis yang dilakukan.

“Oleh karena itu, Komisi VI DPR RI memandang perlu adanya penjelasan komprehensif dari PT PLN beserta subholding mengenai efektivitas pemulihan serta langkah-langkah audit teknis yang dilakukan agar kegagalan sistem mikroskop tidak terulang di masa depan,” ujar Anggia.

Ia pun menekankan pentingnya mitigasi agar jika bencana serupa terjadi, penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

“Karena kan kalau bencana alam ini kan luar biasa kadang tidak bisa diprediksi. Tidak hanya gelap tetapi sampai putus semuanya. Nah ini yang harus dimitigasi supaya cepat aja langsung ditangani,” katanya.

Lebih lanjut, Anggia menyebut rapat evaluasi juga diarahkan untuk mengkaji sejauh mana transformasi PLN pasca pembentukan sub holding memberikan dampak nyata terhadap mitigasi bencana.

“Kita tidak ingin efisiensi organisasi yang sering didengungkan ini hanya berhenti pada laporan laba rugi, tetapi juga ada mitigasi-mitigasi yang memang sudah direncanakan kalau misalnya ada bencana itu seperti apa,” pungkasnya. •rr/rdn

Berita terkait

Komisi X Respons Positif Alokasi Anggaran Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra
Kesejahteraan Rakyat
Komisi X Respons Positif Alokasi Anggaran Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra
Komisi VI Evaluasi Penyaluran dan Penjaminan KUR di NTB
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Evaluasi Penyaluran dan Penjaminan KUR di NTB
Komisi V Evaluasi Pembangunan Huntap bagi Warga Terdampak Bencana di Maluku Utara
Industri dan Pembangunan
Komisi V Evaluasi Pembangunan Huntap bagi Warga Terdampak Bencana di Maluku Utara
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VI
Sebelumnya

Saadiah Uluputty: Mahalnya Tiket Pesawat Domestik Hambat Konektivitas Nasional

Selanjutnya

RUU Jabatan Hakim Dinilai Perlu Atur Usia hingga Kesejahteraan Hakim

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI