E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Inovasi Ala Wagyu Jepang, Fikri Faqih Puji Kreativitas Peternak Muda di Tegal

Diterbitkan
Selasa, 6 Jan 2026 15.34 WIB
Bagikan:
Inovasi Ala Wagyu Jepang, Fikri Faqih Puji Kreativitas Peternak Muda di Tegal

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih sedang melakukan kunjungan ke Muji Jaya Farm, Tegal. Foto: Ist/Mahendra.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengapresiasi inovasi peternakan modern yang dikembangkan peternak muda di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan masa reses ke Muji Jaya Farm di Kecamatan Dukuhwaru beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Fikri menyoroti keberhasilan Muji, seorang peternak muda inspiratif, yang mampu mengelola sekitar 2.000 ekor kambing di atas lahan seluas kurang lebih 1.700 meter persegi. Usaha tersebut dinilai mampu menopang kebutuhan kuliner sate khas Tegal yang telah dikenal luas oleh masyarakat.

Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu menilai pilihan Muji terjun ke sektor peternakan merupakan langkah strategis di tengah era disrupsi ekonomi. Menurutnya, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner merupakan bidang fundamental yang tidak akan tergantikan oleh perkembangan teknologi.

“Saya kira ini pilihan yang sangat tepat karena di era disrupsi seperti sekarang ini, sektor pertanian, peternakan, dan kuliner adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan, sehingga usaha ini akan berkelanjutan,” ujar Fikri dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Fikri juga menekankan pentingnya model usaha peternakan berbasis kolaborasi seperti yang diterapkan Muji. Ia menilai pendekatan tersebut patut direplikasi di daerah lain sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan tanpa saling mematikan antar pelaku usaha.

Menurut Fikri, keberhasilan Muji tidak terlepas dari kemampuannya mengelola seluruh aspek peternakan secara terpadu, mulai dari pengolahan pakan hingga pemanfaatan limbah kotoran dan urin ternak menjadi produk bernilai guna. Hal tersebut menjadi kunci utama dalam menghasilkan daging kambing berkualitas tinggi yang menopang reputasi sate Tegal yang empuk dan diminati pasar.

Melalui kunjungan tersebut, Fikri juga mendorong generasi muda untuk tidak ragu berkreasi dan berinovasi di sektor peternakan dengan sentuhan manajemen modern. Ia menilai sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja mandiri sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kisah sukses Muji sendiri terbilang unik. Ia mengawali kariernya bukan dari latar belakang pertanian, melainkan lulusan teknik mesin yang berani beralih haluan dengan melihat peluang pasar. Tingginya permintaan daging kambing di Tegal, yang mencapai 500 hingga 1.000 ekor per hari, menjadi faktor utama keputusannya terjun ke dunia peternakan.

Muji mengungkapkan bahwa kualitas daging kambing yang dihasilkannya terletak pada pengolahan pakan yang mengadopsi teknik peternakan sapi Wagyu yang dipelajarinya saat berada di Jepang. Teknik tersebut membuat tekstur daging kambing menjadi lebih empuk dan premium, mendekati kualitas daging sapi kelas dunia. •fa/rdn

Berita terkait

Fikri Faqih Dorong Kemandirian Pangan Keluarga di Tegal
Kesejahteraan Rakyat
Fikri Faqih Dorong Kemandirian Pangan Keluarga di Tegal
Desak Revitalisasi Wisata Guci Tegal, Fikri Faqih: Kembalikan Akses Pancuran 13 Jadi Gratis!
Industri dan Pembangunan
Desak Revitalisasi Wisata Guci Tegal, Fikri Faqih: Kembalikan Akses Pancuran 13 Jadi Gratis!
Rembuk Budaya Tegal Saat Reses, Fikri Faqih Dorong Sastra Lokal Masuk Kurikulum Sekolah
Kesejahteraan Rakyat
Rembuk Budaya Tegal Saat Reses, Fikri Faqih Dorong Sastra Lokal Masuk Kurikulum Sekolah
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Hutan Pinus Pengger Jadi Oase Healing Saat Libur Nataru, Wisata Alam Berbasis Warga Dlingo

Selanjutnya

Imbas Kecelakaan di Labuan Bajo, KSOP Harus Inspeksi Menyeluruh Kapal Komersial di NTB

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h