E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pemerintah Diminta Susun Konsep Baru Mitigasi Bencana, Legislator: Indonesia Sudah Darurat

Diterbitkan
Selasa, 2 Des 2025 15.45 WIB
Bagikan:
Pemerintah Diminta Susun Konsep Baru Mitigasi Bencana, Legislator: Indonesia Sudah Darurat

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BMKG dan Basarnas di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (1/12/2025). Foto: Arifman/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menilai pemerintah perlu segera menyusun konsep baru dalam mitigasi dan antisipasi bencana, bukan hanya fokus pada penanganan pascakejadian. Hal ini berkaca pada tingginya frekuensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di berbagai daerah menunjukkan bahwa Indonesia telah berada dalam kondisi darurat.

Pernyataan tersebut disampaikan Ridwan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama BMKG dan Basarnas, menyusul serangkaian peristiwa longsor yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir dan menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar di berbagai wilayah.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh terus-menerus hanya menangani dampak bencana, tetapi harus mulai memperkuat langkah antisipasi sejak awal. Ridwan menilai bahwa informasi perkiraan cuaca ekstrem dari BMKG harus disampaikan lebih jauh sebelum kejadian, sehingga masyarakat dan pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah pencegahan.

“BMKG harus menginformasikan jauh sebelum kejadian. Misalnya, tanggal sekian akan terjadi hujan lebat yang berpotensi bahaya. Dengan begitu masyarakat sudah tahu, dan pemerintah daerah bisa menyampaikan lebih cepat,” ujar Ridwan dalam RDP yang berlangsung di Gedung Nusantara, Jakarta, Senin (1/12/2025). 

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini pun menyampaikan apresiasi terhadap BMKG dan Basarnas yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu dalam menangani bencana. Namun ia menilai konsep mitigasi yang berjalan sekarang masih bersifat reaktif dan belum mampu meminimalkan risiko secara signifikan.

Ia juga menyoroti pola penanganan bencana yang masih terlalu banyak dilakukan setelah kejadian, sehingga korban terus berjatuhan. Menurutnya, pemerintah perlu memikirkan langkah-langkah mitigasi jauh sebelum potensi bencana muncul.

“Setiap hari kita lihat berita longsor, korban sekian orang. Ini menyedihkan. Kita harus berpikir sebelum terjadi, bukan hanya mengatasi setelah kejadian,” tegasnya.

Ridwan pun meminta pemerintah segera mengidentifikasi kebutuhan peralatan pendukung agar sistem deteksi dini dan mitigasi dapat ditingkatkan. “Jika ada kekurangan alat atau sistem, agar segera kementerian terkait menyampaikannya kepada Presiden,” pungkasnya. •ujm/aha

Berita terkait

Respons Bencana Dinilai Lambat, Pemerintah Diminta Perkuat Mitigasi
Industri dan Pembangunan
Respons Bencana Dinilai Lambat, Pemerintah Diminta Perkuat Mitigasi
Selly Dorong Perubahan Mindset Penanggulangan Bencana dari Darurat ke Mitigasi
Kesejahteraan Rakyat
Selly Dorong Perubahan Mindset Penanggulangan Bencana dari Darurat ke Mitigasi
Dyah Roro Ungkap Pentingnya Indonesia Belajar Mitigasi Bencana dari Jepang
Industri dan Pembangunan
Dyah Roro Ungkap Pentingnya Indonesia Belajar Mitigasi Bencana dari Jepang
Tags:#Komisi V
Sebelumnya

Dapat Laporan dari Bupati Aceh Besar, Rinto Subekti Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional

Selanjutnya

Salurkan Bantuan di Aceh Barat, Muslim Ayub Desak Penetapan Bencana Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h