E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|APBN|layanan kesehatan|TNI|Aspirasi|Pendidikan|BBM|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|APBN|layanan kesehatan|TNI|Aspirasi|Pendidikan|BBM|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|APBN|layanan kesehatan|TNI|Aspirasi|Pendidikan|BBM|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Anis Byarwati Soroti Rendahnya Literasi Asuransi dan Dampak Co-Payment terhadap Kepercayaan Konsumen

Diterbitkan
Selasa, 1 Jul 2025 13.10 WIB
Bagikan:
Anis Byarwati Soroti Rendahnya Literasi Asuransi dan Dampak Co-Payment terhadap Kepercayaan Konsumen
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati menekankan pentingnya literasi keuangan serta perlindungan konsumen dalam mendorong pertumbuhan industri asuransi di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) dan Anggota Dewan Komisioner Bidang Asuransi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (30/6/2025).

“Kalau kita melihat data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024, tingkat literasi keuangan memang meningkat. Namun untuk sektor asuransi, angkanya masih sangat tertinggal. Literasinya hanya 45,45 persen, dan inklusinya lebih rendah lagi, hanya 8,5 persen,” ujar Anis.

Ia pun menyoroti bahwa industri asuransi merupakan sektor dengan tingkat literasi dan inklusi terendah dibandingkan sektor keuangan lainnya. Hal ini, menurutnya menjadi tantangan besar karena rendahnya pemahaman masyarakat berdampak langsung terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap produk dan layanan asuransi.

“Kasus-kasus sengketa asuransi masih tinggi, dan itu menambah ketidakpercayaan masyarakat. Di tengah situasi seperti ini, muncul kebijakan co-payment yang justru dikhawatirkan akan semakin menurunkan minat masyarakat terhadap asuransi kesehatan,” jelasnya.

Menurutnya, langkah OJK sebagai pengawas industri keuangan sangat krusial. Ia mempertanyakan apa saja upaya konkret OJK untuk memastikan bahwa premi yang dibayarkan nasabah tetap fair, serta bagaimana OJK menjaga kepercayaan masyarakat di tengah penerapan kebijakan baru seperti co-payment.

“OJK harus berperan aktif, bukan hanya dalam hal pengawasan, tetapi juga mendorong tumbuhnya industri asuransi yang sehat dan dipercaya publik. Co-payment ini bisa berdampak negatif jika tidak disertai dengan peningkatan perlindungan konsumen dan edukasi yang masif,” tegas Anis.

Ia menutup pernyataannya dengan mendesak OJK agar menjelaskan langkah-langkah pascakebijakan co-payment, terutama dalam upaya meningkatkan literasi, inklusi, dan kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi. •we/um

Berita terkait

Selly Andriany Gantina Soroti Antisipasi Perubahan Rute dan Dampak terhadap BPIH 2026
Kesejahteraan Rakyat
Selly Andriany Gantina Soroti Antisipasi Perubahan Rute dan Dampak terhadap BPIH 2026
Anis Byarwati Soroti Dampak Bantuan Pangan dan Efektivitas WFA Jelang Mudik
Ekonomi dan Keuangan
Anis Byarwati Soroti Dampak Bantuan Pangan dan Efektivitas WFA Jelang Mudik
Co-Payment Asuransi Jangan Bikin Konsumen Jadi Korban Inefisiensi Perusahaan
Ekonomi dan Keuangan
Co-Payment Asuransi Jangan Bikin Konsumen Jadi Korban Inefisiensi Perusahaan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Ratna Juwita: Rasio Elektrifikasi Tidak Akurat, Momentum Revisi UU Kelistrikan!

Selanjutnya

Aplikasi Superapp ‘Mandala’ Sederhanakan Proses Administrasi dalam Satu Genggaman

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(879)
  • Industri dan Pembangunan(3230)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3228)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3926)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|APBN|layanan kesehatan|TNI|Aspirasi|Pendidikan|BBM|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|ASN|Diplomasi|Jalan Tol|Infrastruktur
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 73%
Angin: 3 km/h