
“Mudah-mudahan kemerdekaan bangsa Palestina segera bisa tercapai,” ujar Sukamta saat interupsi dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025).
Ia menyebut, Israel mengkhianati kesepakatan gencatan senjata dengan melakukan pengeboman lebih dari 100 tempat dan membunuh lebih 400 orang mayoritas wanita dan anak-anak. “Melukai lebih dari 600 orang, (dan) lebih 1000 orang menjadi korban di tengah situasi orang sedang berpuasa gencatan senjata,” jelas Politisi Fraksi PKS ini.
Ia pun mencurigai bahwa serangan tersebut tampak memiliki unsur kesengajaan untuk membunuh secara maksimal. “Bahkan ini mendapatkan lampu hijau dari presiden negara besar di tengah situasi seluruh masyarakat dunia sedang berpersepsi bahwa perang sudah berakhir, gencatan senjata sedang berlangsung,” jelas politisi Fraksi PKS ini.
Maka dari itu, Sukamta menilai, apabila tindakan Israel dibiarkan, hal itu akan menjadi situasi yang sangat berbahaya bagi warga palestina. Adapun dari sisi kemanusiaan, menurutnya hal ini akan mencederai perdamaian dunia
Dalam kesempatan itu pun, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Indonesia dapat segera berkonsolidasi dan berhasil membangun bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang maju. “Serta kembali menjadi pemimpin yang dihormati dunia tengah situasi dunia saat ini,” katanya. •hal/rdn