E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Komisi XI Tinjau Proses Pencetakan Uang di PERURI, Soroti Maraknya Peredaran Uang Palsu

Diterbitkan
Jumat, 31 Jan 2025 15.38 WIB
Bagikan:
Komisi XI Tinjau Proses Pencetakan Uang di PERURI, Soroti Maraknya Peredaran Uang Palsu
PARLEMENTARIA, Jakarta – Tim Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) di Karawang, Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pencetakan uang yang didelegasikan oleh Bank Indonesia berjalan sesuai dengan standar keamanan yang tinggi, terutama dalam menghadapi maraknya peredaran uang palsu di berbagai daerah.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi H. Amro, menyampaikan bahwa kasus peredaran uang palsu semakin mengkhawatirkan. Kasus terbaru yang mencuat di Makassar bahkan tidak hanya melibatkan uang rupiah, tetapi juga surat berharga negara (SBN) yang dipalsukan dengan tingkat kemiripan mencapai lebih dari 90 persen.

“Kita menyadari bahwa akhir-akhir ini begitu marak peredaran uang palsu. Kasus di Makassar misalnya, bukan hanya uang yang dipalsukan, tapi juga SBN dan beberapa dokumen lain yang menyerupai asli hingga 90 persen. Ini sangat berbahaya, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, di mana peredaran uang tunai meningkat setelah perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Fauzi H. Amro kepada Parlementaria, usai pertemuan di Peruri, Karawang, Jawa Barat, Kamis (30/01/2025).

“Kasus di Makassar misalnya, bukan hanya uang yang dipalsukan, tapi juga SBN dan beberapa dokumen lain yang menyerupai asli hingga 90 persen”

Komisi XI DPR RI juga memastikan bahwa mandat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) telah dijalankan dengan baik. Berdasarkan UU tersebut, hanya Bank Indonesia yang berwenang mencetak uang rupiah, dan kewenangan tersebut didelegasikan kepada PERURI.

“Kami ingin memastikan bahwa delegasi dari Bank Indonesia kepada PERURI berjalan sesuai ketentuan. Kami juga ingin melihat langsung bagaimana proses pencetakan uang, mulai dari perencanaan, produksi, hingga hasil akhirnya,” tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Dalam pertemuan tersebut, PERURI memaparkan berbagai tahapan produksi uang rupiah yang telah dirancang dengan teknologi tinggi guna menghindari pemalsuan. Tim Komisi XI juga mendapat kesempatan untuk menyaksikan video proses pencetakan uang, dari tahap awal hingga tahap penyelesaian (finishing).

Fauzi menekankan pentingnya upaya mitigasi risiko terhadap peredaran uang palsu. Ia mendorong Bank Indonesia untuk lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait ciri-ciri uang asli, serta mengedukasi publik tentang pentingnya mencintai dan merawat rupiah.

“Harapan kami, dengan adanya kunjungan ini, Bank Indonesia semakin gencar melakukan mitigasi terhadap peredaran uang palsu. Sosialisasi mengenai Cinta Rupiah, Sayang Rupiah harus terus diperkuat, agar masyarakat lebih sadar dan kasus peredaran uang palsu semakin berkurang,” tegasnya.

Komisi XI berharap Bank Indonesia dan PERURI terus berinovasi dalam menjaga kualitas uang rupiah, sekaligus memperketat pengawasan guna menekan peredaran uang palsu di Indonesia. •skr/rdn

Berita terkait

Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Ekonomi dan Keuangan
Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Di Saat Tinjau Embarkasi Batam, Komisi VIII Juga Soroti Krisis SDM Keagamaan di Kepri
Kesejahteraan Rakyat
Di Saat Tinjau Embarkasi Batam, Komisi VIII Juga Soroti Krisis SDM Keagamaan di Kepri
Komisi XI Soroti Kesiapan TPID Jawa Barat Jaga Inflasi Pangan
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Soroti Kesiapan TPID Jawa Barat Jaga Inflasi Pangan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Jelang Bulan Puasa, Syafruddin Prihatin LPG 3 Kg Malah Langka di Kaltim dan Jakarta

Selanjutnya

DPR dan LPS Bahas Tantangan BPR: Fraud hingga Modal Minimum

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 32°C
Lembab: 90%
Angin: 4 km/h