E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Indonesia dan Sudan Perkuat Kerja Sama Bilateral

Diterbitkan
Sabtu, 10 Agu 2024 11.44 WIB
Bagikan:
Indonesia dan Sudan Perkuat Kerja Sama Bilateral

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, menerima kunjungan kehormatan dari Penjabat Menteri Luar Negeri Sudan, Hussein Awad Ali, di Gedung Nusantara III kompleks parlemen Jakarta,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, menerima kunjungan kehormatan dari Penjabat Menteri Luar Negeri Sudan, Hussein Awad Ali, di Gedung Nusantara III kompleks parlemen Jakarta, Jumat (9/8/2024). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas upaya penyelesaian konflik di Sudan serta memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Sudan.

Dalam pertemuan tersebut, Fadli Zon menegaskan komitmen Indonesia sebagai bangsa yang cinta damai untuk mendukung rekonsiliasi damai di Sudan. “Indonesia menyambut baik Resolusi Dewan Keamanan PBB terkait situasi Sudan dan sejalan dengan posisi komunitas internasional,” ujar Fadli Zon. 

Pemerintah Indonesia juga telah memberikan bantuan kemanusiaan berupa 10 ton suplai medis senilai US$ 127.000 pada November 2023 dan 12,44 ton suplai medis senilai US$ 1 juta pada April 2024. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada Sudan dan berharap otoritas Sudan dapat menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut kepada mereka yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Dalam konteks kerja sama antar-parlemen, Fadli Zon menyatakan penghormatan yang tinggi terhadap upaya memperkuat kerja sama antara kedua negara, termasuk dalam dimensi parlemen. DPR RI telah membentuk kelompok persahabatan parlemen dengan Sudan yang bertujuan memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama saling menguntungkan. 

“Kami siap mendukung segala upaya yang dianggap penting dan diperlukan oleh otoritas Sudan untuk memperkuat hubungan parlemen kedua negara,” tegas Fadli Zon. 

Lebih lanjut, Fadli Zon menyampaikan rencana DPR RI untuk menyelenggarakan Forum Parlemen Indonesia-Afrika (IAPF) sebagai bagian dari acara pendamping Forum Indonesia-Afrika (IAF) pada 1-3 September 2024. “Kami berharap otoritas Sudan dapat berpartisipasi aktif dalam agenda ini untuk mendapatkan dukungan politik yang lebih besar bagi Sudan yang lebih baik dan damai,” harapnya.

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Sudan telah terjalin sejak lama, ditandai dengan kedekatan kultur dan agama serta sejarah yang erat selama masa kolonialisme. Kehadiran ulama Sudan, Syekh Ahmad Surkati, pada tahun 1911 di Indonesia telah memainkan peran penting dalam pengembangan Al-Irsyad dan pembimbingan Jong Islamieten Bond (Perhimpunan Pemuda Islam).

Namun, akibat eskalasi konflik, hubungan perdagangan kedua negara mengalami penurunan signifikan. Pada 2023, volume perdagangan Indonesia-Sudan hanya mencapai US$ 84,2 juta, menurun hampir setengah dari tahun 2022. Meskipun demikian, neraca perdagangan tetap surplus bagi Indonesia senilai US$ 81,3 juta pada tahun 2023.

Pertemuan ini juga membahas potensi negosiasi damai antara SAF dan RSF yang direncanakan akan berlangsung pada 14 Agustus 2024 di Swiss dengan dukungan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken, telah berkomunikasi dengan pemimpin RSF, Hemedti, dan Ketua Dewan Transisi Sudan, al-Burhan, terkait proses negosiasi damai tersebut. Namun, al-Burhan menuntut agar Amerika Serikat merespon permintaan mereka terlebih dahulu sebelum negosiasi dimulai.

Pertemuan antara Fadli Zon dan H.E. Hussein Awad Ali ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Sudan, serta mendukung upaya perdamaian di Sudan. “Hubungan Indonesia-Sudan telah berlangsung lama dan kami berharap hubungan ini dapat menjadi bagian dari pendorong utama masa depan Asia dan Afrika,” terang Fadli Zon. 

Sebagai informasi, Konflik di Sudan berawal dari ketegangan antara dua kelompok militer, yaitu Sudan Armed Forces (SAF) yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, dan Rapid Support Forces (RSF), sebuah kelompok milisi yang dipimpin oleh Mohamed Hamdan Dagalo atau Hemedti. Ketegangan ini memuncak pada April 2023. 

Sejak April 2023, Sudan telah mengalami krisis kemanusiaan yang parah. Setidaknya 25 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, dengan 14 juta di antaranya adalah anak-anak. Sebanyak 17,7 juta orang menghadapi ancaman kelaparan, dan lebih dari 8,6 juta jiwa telah mengungsi ke negara-negara tetangga. Pada akhir 2023, sekitar 700.000 anak-anak mengalami malnutrisi akut, menjadikan krisis di Sudan sebagai salah satu krisis pengungsi anak terbesar di dunia. •ssb/aha

Berita terkait

DPR Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI-Malaysia dan RI-Turki, Perkuat Stabilitas Geopolitik
Politik dan Keamanan
DPR Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI-Malaysia dan RI-Turki, Perkuat Stabilitas Geopolitik
Kerja Sama Pertahanan dengan Turki Harus Perkuat Ekosistem Industri Nasional
Politik dan Keamanan
Kerja Sama Pertahanan dengan Turki Harus Perkuat Ekosistem Industri Nasional
Komisi I Targetkan Kerja Sama Indonesia-Australia Lebih Konkret dan Produktif
Politik dan Keamanan
Komisi I Targetkan Kerja Sama Indonesia-Australia Lebih Konkret dan Produktif
Tags:#Seputar Parlemen#BKSAP
Sebelumnya

DPR RI Siapkan ‘Indonesia-Africa Parliamentary Forum 2024’ untuk Perkuat Diplomasi Parlemen

Selanjutnya

Harus Dilakukan Audit, Mulyadi Tolak Alih Fungsi Lahan Puncak Bogor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3703)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|PPPK|Bank Indonesia|RAPBN 2027
Jakarta:
Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 58%
Angin: 17 km/h