E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Kurangi Impor Beras, Legislator Dorong Tersedia Pupuk Bagi Petani

Diterbitkan
Minggu, 3 Mar 2024 10.05 WIB
Bagikan:
Kurangi Impor Beras, Legislator Dorong Tersedia Pupuk Bagi Petani

Anggota Komisi IV DPR RI Endro Purnomo saat kunjungan reses Komisi IV ke Gudang Bulog Banjarkemantren II, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/2/2024). Foto: Galuh/nr.

PARLEMENTARIA, Surabaya – Pemerintah baru-baru ini melakukan penambahan kuota impor beras sebanyak 1,6 juta ton yang sebelumnya telah dianggarkan untuk tahun 2024 ini sebesar 2 juta ton. Penambahan kuota impor beras ini dilakukan untuk mempersiapkan cadangan beras pemerintah (cbp) lantaran kondisi iklim yang mempengaruhi hasil produksi pertanian.

Anggota Komisi IV DPR RI Endro Purnomo pun berharap kedepan pemerintah dapat lebih berpihak kepada para petani dengan memberikan modal pertanian seperti pupuk dan juga bibit yang berkualitas dan lebih banyak lagi. Hal ini agar para petani dapat berproduksi lebih banyak lagi sehingga kedepan dapat mengurangi impor.

“Memang kalau kita lihat, impor sampai 3,6 juta ton ini cukuplah banyak. Oleh karena itu kita mengharapkan, ini menjadi pelajaran yang utama bagi kita mudah-mudahan nantinya kedepan tidak seperti ini. Memang ketika masyarakat ini membutuhkan (beras) harganya tinggi, ini impor beras adalah hal yang patut juga untuk dilaksanakan. Tapi kalau ini terus menerus saya berharap ini tidak sampai terjadi. Kita kuatkan petani kita, kita penuhi modal petani kita,” ujar Endro kepada Parlementaria saat kunjungan reses Komisi IV ke Gudang Bulog Banjarkemantren II, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/2/2024).

Lanjutnya, Politisi Fraksi Partai Gerindra juga meminta kepada Pemerintah untuk lebih memperhatikan sarana pertanian seperti irigasi sehingga pertanian dapat lebih kuat dengan adanya perubahan iklim seperti yang saat ini terjadi serta penyediaan pupuk bagi para petani agar bisa ditambahkan. Lantaran masih banyak sekali petani yang mengeluh sulit untuk mendapatkan pupuk.

“Tentunya saya sebagai anggota Komisi IV bersama teman-teman akan meminta kepada pemerintah, penyediaan pupuk yang menjadi hal utama di dalam produksi beras ini bisa tercapai. Jangan hanya setengah-setengah akhirnya hasilnya juga akan setengah. Tetapi kalau pupuknya bisa terpenuhi, sarananya terpenuhi, insyaAllah, petani kita udah mahir, petani kita sudah pandai untuk lebih bisa meningkatkan produksi baik ekstensifikasi maupun intensifikasi,” pungkas legislator dapil Jawa Timur VI itu. •gal/aha

Berita terkait

Komisi IV Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi bagi Petani di Sulawesi Barat
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Pastikan Ketersediaan Pupuk Subsidi bagi Petani di Sulawesi Barat
Dorong Pupuk Berimbang, Petani Harus Dapat Hasil Panen Lebih Baik
Industri dan Pembangunan
Dorong Pupuk Berimbang, Petani Harus Dapat Hasil Panen Lebih Baik
Komisi XII Dorong Pengembangan Bioetanol untuk Kurangi Impor BBM
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Dorong Pengembangan Bioetanol untuk Kurangi Impor BBM
Tags:#Berita Utama#Komisi IV
Sebelumnya

Keterlambatan Penyaluran TKD, BPK Diminta Turun Tangan Jadi Jembatan Koordinasi

Selanjutnya

Dana TKD Masih Jadi Penyokong APBD, UU HKPD Diharap bisa Dongkrak PAD

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h