E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Fadli Zon: Persoalan Rohingya Adalah Persoalan Kemanusiaan

Diterbitkan
Rabu, 17 Jan 2024 08.26 WIB
Bagikan:
Fadli Zon: Persoalan Rohingya Adalah Persoalan Kemanusiaan

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon saat memimpin Focus Group Discussion Kinerja Diplomasi Indonesia: Catatan BKSAP dan Paparan Kemlu RI tentang Proyeksi Diplomasi Indonesia Tahun 2024, di Bogor, Jawa Barat,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menilai cukup memahami penjelasan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, terkait penanganan pengungsi Rohingya di Indonesia yang mengedepankan persoalan kemanusiaan. Mengingat persoalan kemanusiaan adalah hal yang paling penting dan mendasar.

“Dan persoalan kemanusiaan ini adalah memang persoalan yang memang sangat penting yang harus digaris bawahi, tentu kita harus menyelesaikan akar masalahnya, akar masalahnya adalah Myanmar, akar masalahnya adalah demokrasi dan stabilitas di Myanmar,” katanya kepada Parlementaria, Selasa (16/1/2024).

Menurut Fadli, biasa ia disapa melanjutkan, jika Indonesia yang juga merupakan salah satu leader di ASEAN mampu menyelesaikan akar permasalahan di Myanmar, maka para pengungsi dapat dikembalikan dengan selamat ke tanah airnya kembali. Mengingat, saat ini pengungsi Rohingya yang berada di Cox’s Bazar jumlahnya kini sudah 1,1 juta pengungsi.

“Di Malaysia dan juga di Indonesia yang jumlahnya tidak terlalu banyak juga bisa kembali ke tanah air mereka kembali dengan aman, dan ini yang memang harus kita usahakan  bagaimana menyelesaikan akar-akar masalah dari persoalan pengungsi rohingya,” katanya.

Selain itu, Fadli pun menilai, para pengungsi Rohingya yang berlabuh di perairan Indonesia sebetulnya mereka tidak berniat mendatangi Indonesia, tujuan utama mereka adalah Malaysia, namun karena keputusasaan mereka, sehingga mengharuskan mereka berlabuh di Indonesia.

“Masalahnya adalah desperate, para pengungsi Rohingya di Bangladesh itu jumlahnya 1,1 juta, di Malaysia menurut Ketua Parlemen Malaysia waktu kami kesana akhir tahun kemarin jumlahnya itu mencapai 200 ribu, kita ini 1000 dan 2000 di Indonesia. jadi itu yang spill over dari Malaysia, jadi tujuan mereka sebenarnya utamanya ke Malaysia dan disitu ada berbagai macam kepentingan,” urainya.

“Apakah kepentingan mencari kerja, kemudian juga aksesnya adalah human trafficking, dan kemudian ada juga yang memang mereka berlabuh di perairan indonesia, tentu kita harus selamatkan secara kemanusiaan, dan sekali lagi kembali tadi ada penampungan sementara dan kemudian harus dikembalikan, jadi kita ini sebenarnya bukan tujuan mereka pada umumnya mereka banyak mau ke Malaysia,” tutupnya. •ndy/aha

Berita terkait

Hak Pensiunan Indofarma, Persoalan Kemanusiaan yang Tak Bisa Ditunda
Kesejahteraan Rakyat
Hak Pensiunan Indofarma, Persoalan Kemanusiaan yang Tak Bisa Ditunda
Rahayu Saraswati: Kesetaraan Gender adalah Isu Kemanusiaan
Politik dan Keamanan
Rahayu Saraswati: Kesetaraan Gender adalah Isu Kemanusiaan
Belum Tuntasnya Rekonstruksi dan Lemahnya Basis Data Bantuan Jadi Persoalan Pemulihan Pascabencana Sulteng
Kesejahteraan Rakyat
Belum Tuntasnya Rekonstruksi dan Lemahnya Basis Data Bantuan Jadi Persoalan Pemulihan Pascabencana Sulteng
Tags:#Berita Utama#BKSAP
Sebelumnya

Pemerintah Perlu Beri Perhatian Serius bagi Petani Gagal Panen Terdampak El Nino

Selanjutnya

Diplomasi Parlemen Berperan Penting Dukung Diplomasi Luar Negeri RI

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Gerimis
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 62%
Angin: 11 km/h