
Anggota BURT DPR RI, Hamid Noor Yasin saat Kunjungan Kerja BURT ke RS Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.|Foto : Karisma/Alma
PARLEMENTARIA, Manggarai Barat – Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau kesiapan layanan kesehatan di RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan rumah sakit mitra penyedia layanan Jamkestama mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi peserta, sekaligus melihat kesiapan fasilitas kesehatan di kawasan Labuan Bajo yang merupakan destinasi wisata prioritas nasional.
Anggota BURT DPR RI, Hamid Noor Yasin mengatakan, monitoring dan pengawasan dilakukan untuk memastikan RS Siloam Labuan Bajo memenuhi standar sebagai rumah sakit provider dalam penyelenggaraan Program Jamkestama oleh PT Asuransi Jasindo.
Berdasarkan hasil peninjauan, Hamid menilai kesiapan infrastruktur, kelengkapan peralatan medis, serta kompetensi tenaga kesehatan di RS Siloam Labuan Bajo telah memenuhi kebutuhan pelayanan bagi peserta Jamkestama. Menurutnya, kesiapan tersebut juga menjadi nilai tambah dalam mendukung pelayanan kesehatan di kawasan wisata yang terus berkembang.
"Alhamdulillah rumah sakit Siloam Labuan Bajo ini bagus baik dari sisi infrastrukturnya, kemudian peralatan medisnya, ditambah dengan SDM-nya, sumber daya manusianya, tenaga medisnya, sudah betul-betul sangat layak untuk menjadi providernya Jasindo," jelas Politisi Fraksi PKS itu saat Kunjungan Kerja BURT ke RS Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (25/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, BURT meninjau berbagai fasilitas dan layanan unggulan yang dimiliki RS Siloam Labuan Bajo. Salah satunya adalah hyperbaric chamber, fasilitas terapi oksigen bertekanan tinggi yang berperan penting dalam penanganan kondisi medis akibat aktivitas penyelaman. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai strategis mengingat Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi wisata bahari dan penyelaman kelas dunia.
Selain itu, manajemen rumah sakit menjelaskan bahwa sekitar sembilan puluh persen layanan yang diberikan diperuntukkan bagi peserta BPJS Kesehatan dengan cakupan lebih dari dua juta peserta. RS Siloam Labuan Bajo juga menjadi rumah sakit rujukan pertama di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sehingga memiliki peran penting dalam mendukung akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Dari sisi sumber daya, RS Siloam Labuan Bajo didukung oleh tiga puluh satu dokter spesialis serta telah meraih akreditasi paripurna sebagai bentuk pemenuhan standar mutu dan keselamatan pasien. Rumah sakit tersebut juga berkomitmen menjadi mitra layanan kesehatan yang terpercaya dalam mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi wisata, rekreasi, dan penyelaman yang aman.
Melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, BURT DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus memastikan pelaksanaan Program Jamkestama berjalan sesuai standar. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara penyelenggara program dan rumah sakit provider, sehingga peserta memperoleh kepastian akses layanan kesehatan yang optimal di berbagai daerah, termasuk bagi masyarakat di kawasan destinasi wisata prioritas nasional. (krs/rdn)