E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
statistik|RUU Satu Data|RUU Statistik|Sensus Ekonomi|Ekonomi|Digitalisasi|KUHAP|Aspirasi|Lapas|Judol|PPPK|Guru Non ASN|SE Mendikdasmen
Jakarta:
Gerimis
27°C
Terasa: 33°C
Lembab: 85%
Angin: 3 km/h
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Sensus Ekonomi 2026 Harus Faktual, Hindari Manipulasi Data Demi Pencitraan Semata

Diterbitkan
Jumat, 15 Mei 2026 19.09 WIB
Bagikan:
Sensus Ekonomi 2026 Harus Faktual, Hindari Manipulasi Data Demi Pencitraan Semata

Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.|Foto: Galuh/Mahendra

PARLEMENTARIA, Surakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan penekanan keras kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026. Ia mengingatkan agar BPS menjamin integritas data dan tidak terjebak dalam upaya manipulasi informasi demi pencitraan semata.

 

"Data ini harus akurat, harus valid sesuai fakta, jangan karena pesanan, jangan karena ingin membuat seolah-olah kita baik-baik saja, ini justru bahaya. Jadi kalau BPS sampai kemudian hanya menyatakan biar nampak baik-baik saja, ini bahaya," tegasnya kepada Parlementaria usai pertemuan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2026).

Lihat Juga :

Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Sultra

Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Sultra

Sensus Ekonomi 2026 Harus Valid dan Akurat, Jangan Jadi Data Pesanan

Sensus Ekonomi 2026 Harus Valid dan Akurat, Jangan Jadi Data Pesanan

 

Menurutnya, data yang tidak akurat akan berdampak fatal pada perencanaan negara. Hal itu karena data merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. "Kebijakan yang nanti akan kita buat bersama antara pemerintah dan DPR, tentu itu akan menjadi blunder, tidak tepat sesuai fakta," lanjutnya.

 

Kemudian, ia juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat sebagai responden agar memberikan informasi yang jujur. Ia meminta masyarakat tidak perlu ragu memberikan data yang benar karena khawatir akan dikaitkan dengan kebijakan perpajakan.

 

"Mereka (masyarakat) diminta memberikan data yang benar. Tidak perlu kemudian ragu bahwa data itu akan berkaitan nanti pajaknya besar dan yang lain sebagainya. Karena data ini akan menjadi cerminan bagaimana perekonomian di wilayah Indonesia, bagaimana UMKM dan yang lain sebagainya. Nah, kesadaran itu perlu dibangun," ungkap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

 

Selain validitas, mekanisme rekrutmen dan kapasitas tenaga lapangan baru yang dilibatkan dalam Sensus Ekonomi 2026 juga perlu diperhatikan. Ia mendesak BPS untuk memberikan pembekalan yang mumpuni, terutama dalam hal etika komunikasi saat mendatangi masyarakat agar tidak menimbulkan resistensi.

 

"Bagaimana mereka juga menguatkan tenaga yang direkrut itu dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan. (Misalnya) hal sederhana, untuk bisa kulo nuwun, menyapa itu bagaimana? Coba datang (bawa) surat dengan geleleng begitu. Orang enggan juga kasih data. Tapi kalau kita nyuwun sewu bu kita mau cari data, termasuk persyaratan untuk menunjukkan surat tugas, menunjukkan identitas resmi dan jangan ditakuti-takuti, tapi lebih kepada pendekatannya seperti apa?" tambahnya. (gal/rdn)

Berita terkait

Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Sultra
Politik dan Keamanan
Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Sultra
Sensus Ekonomi 2026 Harus Valid dan Akurat, Jangan Jadi Data Pesanan
Kesejahteraan Rakyat
Sensus Ekonomi 2026 Harus Valid dan Akurat, Jangan Jadi Data Pesanan
Legislator Harap Sensus Ekonomi 2026 Sejahterakan Masyarakat Sumsel
Kesejahteraan Rakyat
Legislator Harap Sensus Ekonomi 2026 Sejahterakan Masyarakat Sumsel
Tags:#Sensus Ekonomi#statistik
Sebelumnya

Tragedi Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Mafirion: Negara Lalai Lindungi Warganya

Selanjutnya

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3019)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2943)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3653)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI