E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV Desak Percepatan Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Diterbitkan
Rabu, 8 Apr 2026 12.28 WIB
Bagikan:
Komisi IV Desak Percepatan Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir di Sumatera dan Aceh

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendesak pemerintah untuk mempercepat rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, khususnya di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ia menilai keterlambatan penanganan akan semakin memperparah kondisi petani yang sudah menghadapi ancaman gagal panen.

 

“Keterlambatan dan ketidakcermatan dalam mendiagnosa dampak banjir akan menyebabkan petani makin menderita. Selain gagal panen yang sudah di depan mata, juga akan membuat petani kita tak bisa menggarap sawahnya kembali dalam waktu cepat,” ujar Alex, kepada Parlementaria di Jakarta, Selasa (7/6/2026).

Lihat Juga :

Irsan Sosiawan Pastikan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Percepatan Program BPBL di Aceh

Irsan Sosiawan Pastikan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Percepatan Program BPBL di Aceh

Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar

Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar

 

Alex mengungkapkan, berdasarkan data per 28 Maret 2026, capaian rehabilitasi sawah oleh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera masih sangat rendah. Dari total 42.702 hektare lahan yang menjadi target, baru 991 hektare atau sekitar 2,32 persen yang berhasil direhabilitasi.

 

Secara rinci, di Aceh baru 42 hektare dari target 31.464 hektare yang direhabilitasi. Sementara di Sumatera Utara, realisasi baru mencapai 170 hektare dari target 7.336 hektare, dan di Sumatera Barat sebanyak 779 hektare dari target 3.902 hektare.

 

Menurutnya, lambatnya proses rehabilitasi ini harus segera diatasi melalui langkah percepatan yang terukur. Terlebih, di tengah ketidakpastian situasi global, sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional.

 

“Kita mendesak pemerintah untuk segera melakukan upaya percepatan dalam rehabilitasi sawah ini. Perbaikan sawah terdampak banjir harus menjadi prioritas yang dituntaskan dalam waktu cepat,” tegasnya.

 

Alex menambahkan, dampak banjir terhadap petani tidak hanya sebatas kehilangan hasil panen, tetapi juga mencakup hilangnya modal produksi, waktu kerja, serta ketidakpastian musim tanam berikutnya.

 

Ia pun mengingatkan agar penanganan tidak berhenti pada pendataan luas lahan terdampak, melainkan harus mencakup pemulihan menyeluruh, termasuk distribusi benih, sarana produksi, hingga optimalisasi perlindungan asuransi pertanian. “Tanpa skema pemulihan yang cepat, gangguan produksi akan berubah menjadi tekanan harga yang dirasakan masyarakat luas. Harus ada langkah cepat untuk mengatasi hal ini,” pungkasnya. (ssb/aha)

Berita terkait

Irsan Sosiawan Pastikan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Percepatan Program BPBL di Aceh
Politik dan Keamanan
Irsan Sosiawan Pastikan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Percepatan Program BPBL di Aceh
Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Ekonomi dan Keuangan
Kerusakan Infrastruktur dan UMKM Terdampak Bencana Jadi Sorotan Komisi XI di Sumbar
Sinergi Fiskal Kunci Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh
Ekonomi dan Keuangan
Sinergi Fiskal Kunci Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh
Tags:#Banjir#stabilitas pangan
Sebelumnya

Bonnie Triyana Tegaskan RUU Sisdiknas Harus Dorong Guru Sejahtera

Selanjutnya

Aus Hidayat Nur Kritisi Efektivitas Kurikulum Berakhlak di BPSDM ATR/BPN

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(773)
  • Industri dan Pembangunan(2785)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2660)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3350)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
32°C
Terasa: 38°C
Lembab: 61%
Angin: 13 km/h