E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Bank Indonesia|RAPBN 2027|Gubernur Bank Indonesia|Marwah Lembaga|RUU Masyarakat Adat|NTB|RUU Perampasan Aset|karhutla|Garut|Gili Meno|sekolah
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 59%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Bank Indonesia|RAPBN 2027|Gubernur Bank Indonesia|Marwah Lembaga|RUU Masyarakat Adat|NTB|RUU Perampasan Aset|karhutla|Garut|Gili Meno|sekolah
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 59%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Bank Indonesia|RAPBN 2027|Gubernur Bank Indonesia|Marwah Lembaga|RUU Masyarakat Adat|NTB|RUU Perampasan Aset|karhutla|Garut|Gili Meno|sekolah
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 59%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Fikri Faqih Minta Pemerintah Evaluasi Skema Pengabdian Penerima LPDP

Diterbitkan
Rabu, 4 Mar 2026 10.20 WIB
Bagikan:
Fikri Faqih Minta Pemerintah Evaluasi Skema Pengabdian Penerima LPDP

Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih. Foto: Tari/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mendesak pemerintah mengevaluasi skema pengabdian penerima beasiswa LPDP, dengan mengutamakan penyediaan ekosistem riset yang memadai di dalam negeri daripada sekadar menuntut kepulangan fisik secara kaku.

Pernyataan tersebut merespons polemik diaspora yang enggan kembali ke tanah air karena minimnya fasilitas pendukung keahlian mereka di Indonesia.

Menurut Fikri, nasionalisme tidak boleh diukur hanya dari domisili, melainkan dari kontribusi nyata dan jaringan ilmu pengetahuan yang dibangun untuk bangsa.

“Jangan sampai kita hanya menuntut mereka pulang, tapi di sini mereka justru ‘mati’ secara keilmuan karena laboratorium tidak ada dan ekosistem risetnya tidak mendukung. Kita harus menyediakan ‘rumah’ yang layak bagi mereka untuk berkarya,”kata Fikri dalam keterangannya kepada Parlementaria, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Politisi Fraksi PKS ini mencontohkan kisah BJ Habibie yang bersedia pulang karena negara memberikan panggung berupa industri strategis.

Ia menekankan bahwa tanpa sarana prasarana yang mumpuni, talenta terbaik Indonesia di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) akan terus terserap oleh industri luar negeri yang lebih menghargai keahlian mereka.

Fikri juga mengusulkan pergeseran konsep dari brain drain (kehilangan talenta) menjadi brain circulation. Dalam konsep ini, diaspora yang tetap di luar negeri tetap dianggap mengabdi selama mereka menjadi jembatan teknologi dan riset bagi institusi di Indonesia.

“Pemerintah perlu memperbaiki koordinasi antar-kementerian agar lulusan terbaik ini tidak membentur tembok birokrasi saat ingin berkontribusi. Jangan biarkan mutiara-mutiara kita hanya bersinar di negeri orang karena kita gagal menyiapkan tempat bagi mereka di rumah sendiri,” pungkas doktor ilmu lingkungan dari UNDIP tersebut. •rdn

Berita terkait

Edi Purwanto Soroti Kendala RTLH, Minta Pemerintah Evaluasi Skema Bantuan Perumahan
Industri dan Pembangunan
Edi Purwanto Soroti Kendala RTLH, Minta Pemerintah Evaluasi Skema Bantuan Perumahan
Fikri Faqih Ingatkan Pemerintah: Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata
Kesejahteraan Rakyat
Fikri Faqih Ingatkan Pemerintah: Larangan Guru Honorer 2027 Harus Diiringi Skema Solusi Nyata
Fikri Faqih Minta Pemerintah Baru Mampu Selesaikan Persoalan Moralitas Pendidikan
Industri dan Pembangunan
Fikri Faqih Minta Pemerintah Baru Mampu Selesaikan Persoalan Moralitas Pendidikan
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

58 Ribu Jemaah Umrah Tertahan, Komisi VIII Desak Respons Cepat Pemerintah

Selanjutnya

Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, DPR Pastikan Perlindungan Pengguna Telekomunikasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3701)
  • Isu Lainnya(1052)
  • Kesejahteraan Rakyat(3700)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4582)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

SIDANG TAHUNAN MPR RI SIDANG BERSAMA DPR & DPD RI RAPAT PARIPURNA DPR RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Bank Indonesia|RAPBN 2027|Gubernur Bank Indonesia|Marwah Lembaga|RUU Masyarakat Adat|NTB|RUU Perampasan Aset|karhutla|Garut|Gili Meno|sekolah
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 59%
Angin: 3 km/h