E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Penunjukan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Permainan

Diterbitkan
Selasa, 6 Jan 2026 15.43 WIB
Bagikan:
Penunjukan John Herdman Jadi Pelatih Timnas Diharapkan Mampu Tingkatkan Kualitas Permainan

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Foto: Septamares/Karisma.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian memandang penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Baru Tim Nasional Indonesia oleh PSSI sebagai langkah strategis yang menandai upaya serius membangun arah baru sepak bola nasional yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan.

“Dengan rekam jejak internasional yang kuat, termasuk keberhasilan membawa tim nasional putra dan putri Kanada ke Piala Dunia, John Herdman diharapkan tidak hanya menghadirkan peningkatan prestasi jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi pembinaan sepak bola nasional yang kokoh dan sistemik”, ungkapnya kepada Parlementaria, Senin (5/1/2026).

Hetifah menaruh harapan besar agar kepemimpinan Herdman mampu mendorong peningkatan kualitas permainan, kedisiplinan taktik, serta mental bertanding para pemain Timnas di semua level kompetisi. Namun demikian, capaian tersebut harus ditopang oleh pendekatan pembinaan jangka panjang yang konsisten dan terencana.

Komisi X menekankan beberapa catatan penting: Pertama, regenerasi dan pembinaan pemain muda harus menjadi prioritas utama. Pelatih baru diharapkan mampu memaksimalkan potensi talenta muda Indonesia dan membangun kesinambungan tim nasional, bukan sekadar bergantung pada pemain siap pakai.

Kedua, pemilihan pemain harus dilakukan secara objektif dan adil, baik terhadap pemain lokal maupun diaspora yang bermain di klub luar negeri, dengan parameter teknis yang jelas dan transparan.

Ketiga, sinergi dengan klub-klub lokal dan sistem kompetisi nasional menjadi keharusan. Tanpa hubungan yang sehat antara Timnas, klub, dan operator liga, prestasi jangka panjang akan sulit dicapai.

Keempat, pencarian bakat yang inklusif hingga ke daerah-daerah perlu diperkuat agar sepak bola Indonesia tidak terpusat pada wilayah tertentu, melainkan benar-benar mencerminkan potensi nasional.

“Komisi X juga mengingatkan bahwa agenda padat Timnas sepanjang 2026 mulai dari FIFA Match Day hingga Piala AFF, tidak boleh menjebak sepak bola Indonesia pada orientasi hasil instan semata. Evaluasi kinerja pelatih dan tim harus dilakukan secara objektif, berbasis proses, dan berorientasi pada penguatan ekosistem sepak bola nasional,” tutur Politisi Partai Golkar ini.

Pada akhirnya, Komisi X mendukung penuh langkah PSSI menghadirkan pelatih dengan reputasi global, sembari menegaskan pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan pembinaan, dan keberpihakan pada pengembangan talenta nasional.

“Sepak bola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan, ia membutuhkan sistem yang kuat, visi jangka panjang, dan komitmen bersama untuk maju secara konsisten,” imbuhnya. •tn/aha

Berita terkait

Diklat Bahasa Inggris Diharapkan Mampu Tingkatkan Kemampuan Pegawai Berbahasa Inggris
Isu Lainnya
Diklat Bahasa Inggris Diharapkan Mampu Tingkatkan Kemampuan Pegawai Berbahasa Inggris
Pembangunan PPP Gesing Gunungkidul Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Industri dan Pembangunan
Pembangunan PPP Gesing Gunungkidul Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
Proyek BMTH di Pelabuhan Benoa Diharapkan Mampu Pulihkan Ekonomi Nasional
Industri dan Pembangunan
Proyek BMTH di Pelabuhan Benoa Diharapkan Mampu Pulihkan Ekonomi Nasional
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi X
Sebelumnya

Pemulihan Pascabencana Terhambat, DPR RI Minta Pemerintah Segera Putuskan Status Kayu Gelondongan

Selanjutnya

Perkuat Ketahanan Pangan, Dadang M. Naser Salurkan Ribuan Ayam Petelur Bandung Raya

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(758)
  • Industri dan Pembangunan(2695)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3195)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Dampak penutupan selat hormus

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
26°C
Terasa: 31°C
Lembab: 91%
Angin: 5 km/h