E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Terkait Isu Floating Share, Komisi XI Pertanyakan Regulasi untuk Dukung Pasar Modal  

Diterbitkan
Jumat, 5 Des 2025 14.13 WIB
Bagikan:
Terkait Isu Floating Share, Komisi XI Pertanyakan Regulasi untuk Dukung Pasar Modal  

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun saat membuka rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal di ruang rapat.

PARLEMENTARIA, Jakarta — Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mempertanyakan regulasi dan dukungan politik apa yang dibutuhkan sehingga isu floating share (saham yang diperdagangkan) ini bisa diberikan DPR RI. Sehingga masyarakat semakin banyak yang tertarik untuk berinvestasi di bursa saham.

“Regulasi seperti apa yang dibutuhkan sehingga isu floating share ini bisa kita berikan dukungan politik yang memadai sehingga masyarakat makin banyak yang tertarik untuk berinvestasi di bursa saham karena saat ini bursa saham telah memberikan angin segar kepada banyak pihak untuk berinvestasi tentunya tidak bisa hanya dengan dalam jumlah yang terbatas,” ujar Misbakhun saat membuka rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Untuk itu, lanjut Misbakhun, bagaimana floating saat ini akan diatur dan pada tingkat berapa. Meskipun saat ini pihaknya berharap bisa dinaikan menjadi 30 persen. Pasalnya, dengan 30 persen persediaan saham yang akan diperdagangkan ke masyarakat menjadi lebih banyak. Sementara aturan saat ini memiliki keterbatasan jumlah floating share nya.

 “Intinya, kami ingin memberikan penguatan pada industri pasar modal kita. Tidak bisa dipungkiri Pasar modal memberikan sumbangsih yang kuat pada dukungan Emiten, serta  Instrumen investasi bagi masyarakat luas. Oleh karenanya perlu diberikan regulasi lebih lanjut. Karena aturan yang ada saat ini memiliki keterbatasan tertentu mengenai jumlah saham yang diperdagangkan (floating share),” tambahnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyambut baik arahan tersebut. Dijelaskannya, floating shares atau free float adalah saham perusahaan terbuka yang tersedia untuk diperdagangkan publik. Artinya saham itu tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali, komisaris, direksi, atau pihak terkait yang tidak memperdagangkannya secara reguler.  

Struktur free float Indonesia saat ini menurutnya masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara tetangga. Angkanya berada di kisaran 23 persen. Hal ini menyebabkan ketimpangan dalam perdagangan saham.

Oleh karenanya, OJK memandang penguatan kebijakan ini sebagai langkah strategis. Hal ini diperlukan untuk pendalaman pasar modal. Pasar modal diharapkan tidak hanya tumbuh, tetapi juga semakin dalam dan berkualitas. •ayu/aha

Berita terkait

Gejolak Bursa Efek, Komisi XI Dorong Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal
Ekonomi dan Keuangan
Gejolak Bursa Efek, Komisi XI Dorong Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal
Komisi XI Dukung Tambahan Anggaran Bappenas untuk Pegawai baru
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Dukung Tambahan Anggaran Bappenas untuk Pegawai baru
Komisi XI Dukung Akses Kredit Guna Dukung Pertumbuhan UMKM di Tangerang Banten
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Dukung Akses Kredit Guna Dukung Pertumbuhan UMKM di Tangerang Banten
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi XI
Sebelumnya

Apresiasi Kenaikan Kuota BSPS, Novita Wijayanti Dorong Pemerataan di Seluruh Daerah

Selanjutnya

Lamhot Sinaga: Industri Perkapalan Nasional Harus Jadi Penopang Logistik Negara Maritim

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h