E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Jazuli Sarankan Tidak Perlu Ubah Azan Jadi ‘Running Text’ Saat Misa Akbar

Diterbitkan
Kamis, 5 Sep 2024 19.21 WIB
Bagikan:
Jazuli Sarankan Tidak Perlu Ubah Azan Jadi ‘Running Text’ Saat Misa Akbar

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Rabu (4/9/2024). Foto : Cantika/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini memprotes terkait adanya aturan dari Menteri Kominfo terkait adzan maghrib dalam bentuk running text karena adanya siaran live Misa Akbar Paus Fransiskus. Meski aturan tersebut keluar atas usul Menteri Agama, menurutnya hal itu, tidak diperlukan, guna menghindari gesekan di masyarakat yang mudah terprovokasi.

“Indonesia ini sudah menjaga kerukunan beragananya sangat bagus,” ujar Jazuli kepada Parlementaria di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Rabu (4/9/2024)

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, seperti halnya di Bali ketika hari Nyepi, menurutnya orang asing di Bali harus menghormati apa yang sudah berlaku lebih dulu di sana. “Semua tidak boleh, harus (ikut budaya) Nyepi, kan begitu. Azan ini sudah biasa dikumandangkan. Kan azannya tidak harus di panggung, (tapi) di televisi,” terang politisi Fraksi PKS ini.

Maka dari itu menurutnya ketika sudah memasuki waktu azan maghrib, media tetap bisa menghentikan sebentar siaran. Terlebih kumandang adzan menurutnya terbilang singkat. “Kita setop sebentar. Ada olimpiade, ada acara olahraga, beri adzan. Itu biasa. Berita dunia yang penting pun beri adzan, biasa,” pungkasnya. •hal/rdn

Berita terkait

Junico Sambut Baik ‘Running Text’ Azan Magrib saat Misa Akbar
Politik dan Keamanan
Junico Sambut Baik ‘Running Text’ Azan Magrib saat Misa Akbar
RUU Pembatasan Ritel Modern Jadi Atensi Saat Sosialisasi Prolegnas, Sumbar Jadi Percontohan
Kesejahteraan Rakyat
RUU Pembatasan Ritel Modern Jadi Atensi Saat Sosialisasi Prolegnas, Sumbar Jadi Percontohan
Titiek Soeharto: Impor Beras Tidak Masalah Selama Terukur dan Tidak Saat Panen
Kesejahteraan Rakyat
Titiek Soeharto: Impor Beras Tidak Masalah Selama Terukur dan Tidak Saat Panen
Tags:#Berita Utama#Komisi I
Sebelumnya

Wacana Revisi UU Koperasi, Perlu Tegaskan Peran Sentral Kemenkop UKM dalam Penanganan UMKM

Selanjutnya

KBRI Perlu Hadir dan Melakukan Mediasi Persoalan PMI di Jepang Bentuk Geng Meresahkan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(760)
  • Industri dan Pembangunan(2701)
  • Isu Lainnya(981)
  • Kesejahteraan Rakyat(2576)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3200)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 64%
Angin: 9 km/h