E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Netty Prasetyani Minta Prioritas Vaksin untuk Tekan Stunting di NTT

Diterbitkan
Selasa, 12 Agu 2025 10.06 WIB
Bagikan:
Netty Prasetyani Minta Prioritas Vaksin untuk Tekan Stunting di NTT
PARLEMENTARIA, Kupang – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetyani menyoroti serius tingginya angka stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kini menempati peringkat pertama di Indonesia. Berdasarkan paparan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, prevalensi stunting di daerah ini mencapai 33,1 persen, menggeser Papua Barat dari posisi teratas.

“Ini menjadi tamparan keras bagi kami di Komisi IX dan mitra kerja kami, salah satunya Kementerian Kesehatan,” ujar Netty saat kunjungan kerja Komisi IX di Kota Kupang, Senin (11/8/2025).

Netty mengungkapkan, salah satu keluhan utama dari Dinas Kesehatan adalah minimnya ketersediaan vaksin untuk lima imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita. Menurutnya, hal ini berpotensi menjadi bom waktu yang memperpanjang permasalahan stunting di tanah air, khususnya di NTT.

“Kekurangan vaksin berarti kita sedang membuka jalan bagi munculnya kembali penyakit-penyakit endemik seperti TBC dan penyakit lain yang sebenarnya bisa dicegah melalui imunisasi,” tegasnya.

Selain masalah vaksin, Netty juga menyoroti tantangan geografis NTT yang menyulitkan tenaga kesehatan, UPTD, dan kader posyandu menjangkau seluruh balita. Ia menekankan, pemerintah tetap harus memprioritaskan vaksinasi meski di tengah efisiensi anggaran.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah untuk menekan angka stunting, Netty menilai program ini harus menjadi budaya baru bagi keluarga dalam memahami pentingnya asupan gizi seimbang. Ia mendorong pemerintah daerah membuat peta wilayah rawan stunting dan memastikan lokasi tersebut memiliki akses ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saat ini dari target ratusan bahkan ribuan SPPG, di seluruh NTT baru terbangun 78, mayoritas berada di perkotaan seperti Kota Kupang. Ahli gizi harus ditempatkan di SPPG dan menyediakan menu sesuai kebutuhan ibu hamil dan menyusui, sehingga anggaran besar untuk program MBG tepat sasaran,” pungkasnya. •gal/aha

Berita terkait

Banggar Tekankan Penguatan Koordinasi Pusat-Daerah untuk Jaga Stabilitas Ekonomi di NTT
Ekonomi dan Keuangan
Banggar Tekankan Penguatan Koordinasi Pusat-Daerah untuk Jaga Stabilitas Ekonomi di NTT
Andi Yuliani Paris: Butuh Afirmasi APBN Demi Tekan Tingginya Angka Kemiskinan di NTT
Ekonomi dan Keuangan
Andi Yuliani Paris: Butuh Afirmasi APBN Demi Tekan Tingginya Angka Kemiskinan di NTT
Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri
Industri dan Pembangunan
Kenaikan BBM Dinilai Tekan Manufaktur, Novita Minta Mitigasi untuk Industri
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IX
Sebelumnya

Komisi I Kunjungi KOREM 042 Di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah

Selanjutnya

Efisiensi oleh Pemerintah Hambat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 32°C
Lembab: 66%
Angin: 13 km/h