
“Ini pimpinan BURT dari Fraksi Partai Golkar, dari Pak Ilham ke Ibu Alien Mus. Ini adalah pergantian biasa karena sesuai dengan tata cara tata tertib di sini, itu adalah kewenangan daripada fraksinya masing-masing,” ujar Cucun kepada Parlementaria di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Politisi Fraksi PKB itu menjelaskan bahwa pergantian pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sepenuhnya merupakan kewenangan fraksi masing-masing partai. Ia juga memastikan bahwa pergantian ini tidak akan mengganggu kinerja BURT.
“Sudah kami tetapkan, tadi pimpinan DPR, yang pasti tidak akan ada penurunan atau misalkan juga terjadi kelambatan, semua. Karena kerjanya pimpinan itu bukan komandannya tetapi kolektif-kolegial. Keputusan lima orang itu adalah satu kesatuan,” jelasnya.
Disamping itu, Cucun juga turut mengapresiasi kinerja BURT selama ini yang dinilai telah baik dalam membuat perencanaan hingga evaluasi setiap perjalanan.
“Selama ini BURT sudah bagus membuat perencanaan sampai ke evaluasi setiap perjalanan, mana kebutuhan prioritas yang harus dijalankan oleh baik kesekjenan. Karena ada anggaran yang di satker kesekjenan ini untuk operasional dimulai dari belanja pegawai, belanja operasionalnya, termasuk untuk penataan-penataan sarana prasarana di belanja modal, itu selalu dirancang perencanaannya oleh BURT. Kemudian nanti dibahas, sama dengan kementerian lembaga yang lain,” pungkasnya. •stv,gal/aha