E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 75%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 75%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 75%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Saleh Daulay: Tarif AS 19 Persen Tidak Signifikan, Produk Lokal Tetap Diminati

Diterbitkan
Selasa, 22 Jul 2025 11.03 WIB
Bagikan:
Saleh Daulay: Tarif AS 19 Persen Tidak Signifikan, Produk Lokal Tetap Diminati
PARLEMENTARIA, Bandung – Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai penurunan tarif dagang Amerika Serikat terhadap produk tekstil Indonesia menjadi 19 persen harus dimanfaatkan sebagai momentum strategis, untuk memperluas ekspor dan meningkatkan daya saing industri tekstil nasional.

Ia mengatakan bahwa sekalipun produk tekstil dari Amerika masuk ke Indonesia akan datang dengan harga tinggi akibat biaya produksi yang mahal, sehingga tetap akan membuat produk lokal tetap diminati.

“Kalau dikatakan produk Amerika datang ke Indonesia, saya kira tidak apa-apa, datang saja. Tapi percaya dengan saya, barang (imporitu pasti akan mahal harganya, karena labor cost di Amerika itu jauh lebih tinggi dari kita,” ujar Saleh kepada Parlementaria di Bandung, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, yang justru perlu menjadi perhatian serius adalah produk-produk tekstil dari Tiongkok, yang masuk ke pasar Indonesia dalam jumlah besar dan dengan harga yang sangat kompetitif (murah). Dalam konteks ini, ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar, melainkan harus menjadi pemain aktif di pasar global.

“Free trade era tidak bisa kita hindari. Karena itu kita juga harus meningkatkan produksi, kualitas bagus, dan kita ekspor ke sana. Jangan mereka saja yang jual ke sini, kita juga harus bisa jual ke sana,” tegas Politisi Fraksi PAN ini.

Saleh menambahkan bahwa penurunan tarif AS ini sejalan dengan terbukanya peluang pasar lain, termasuk Uni Eropa, menyusul kebijakan visa multi-entry bagi warga Indonesia. Ia berharap pemerintah segera merumuskan kebijakan afirmatif untuk mendorong industri tekstil nasional agar mampu bersaing secara global.

“Ini bukan cuma soal tarif, tapi juga bagaimana pemerintah hadir dengan kebijakan yang mendukung agar produk kita benar-benar bisa menembus pasar internasional,” pungkasnya. •gal/rdn

Berita terkait

BKSAP DPR RI: Tarif AS 19 Persen, Langkah Strategis di Masa Sulit
Politik dan Keamanan
BKSAP DPR RI: Tarif AS 19 Persen, Langkah Strategis di Masa Sulit
Rycko Menoza Minta Pemerintah Perkuat Industri Lokal, Usai RI Bebaskan Tarif Produk Amerika
Populer
Rycko Menoza Minta Pemerintah Perkuat Industri Lokal, Usai RI Bebaskan Tarif Produk Amerika
BKSAP DPR RI: Tarif AS 19 Persen, Langkah Strategis di Masa Sulit
Politik dan Keamanan
BKSAP DPR RI: Tarif AS 19 Persen, Langkah Strategis di Masa Sulit
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Komisi VII Dukung Peran Pendidikan Vokasi Guna Perkuat Daya Saing Industri Tekstil Nasional

Selanjutnya

Komisi IV Tinjau Proyek UPLAND di Malang: Dorong Pertanian Terpadu dan Ramah Lingkungan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|NTB|hakim agung|hakim adhoc|miras|Garut|Gili Meno|Newport|RUU Perampasan Aset|sekolah|karhutla|Potensi Lokal|Temuan Senjata Api
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 75%
Angin: 4 km/h