E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Tak Miliki Dirut, Komisi VII Temukan Indikasi Penyimpangan UU Perseroan Terbatas PT KFI

Diterbitkan
Rabu, 10 Jul 2024 09.34 WIB
Bagikan:
Tak Miliki Dirut, Komisi VII Temukan Indikasi Penyimpangan UU Perseroan Terbatas PT KFI

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama PT Kalimantan Ferro Industry (KFI), di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan,.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi VII DPR RI menemukan adanya indikasi penyimpangan UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang dilakukan oleh perusahaan smelter nikel, PT Kalimantan Ferro Industry. Temuan tersebut muncul saat Komisi VII melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama PT Kalimantan Ferro Industry (KFI), di Ruang Rapat Komisi VII, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2024).

Salah satu indikasi penyimpangan UU tersebut adalah bahwa ternyata perusahaan yang sudah beroperasi pada tahun 2023 itu ternyata tak memiliki Direktur Utama (Dirut). Adapun, perusahaan itu hanya diisi oleh 3 direksi, yang ketiganya diisi oleh Tenaga Kerja Asing (TKA)

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eddy Soeparno, menyatakan bahwa PT KFI seharusnya memiliki seorang diirut sesuai dengan undang-undang Perseroan Terbatas (PT). “Di Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT) disebutkan jika ada dua direktur, (maka) 1 (orang) menjabat sebagai Direktur Utama, 1 (orang) sebagai komisaris utama. Ini kok bisa saya agak bingung ini,” kata Eddy dalam RDPU tersebut.

Adapun, perusahaan itu hanya diisi oleh 3 direksi, yang ketiganya diisi oleh Tenaga Kerja Asing (TKA)

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto, juga menegaskan bahwa ini merupakan penyimpangan dari UU Perseroan Terbatas.  “Ini menjadi catatan kita semua, secara kelembagaan pun, agak ganjil ini,” ungkap Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Muhammad Ardhi Soemargo, Direktur Utama PT Nityasa Prima yang merupakan konsorsium PT KFI, menjelaskan berdasarkan akta kepemilikan saham perusahaan, PT KFI tidak memiliki Dirut.  Usai rapat, Ardhi menjelaskan bahwa struktur organisasi perusahaan sudah mendapat izin dari Kemenkumham dan mempertanyakan SK yang diterbitkan.

“Kalaupun memang tidak diizinkan kami tidak ada direktur utama, kenapa SK yang Kemenkumham kami ada hal seperti itu. Jadi saya juga tidak mau bicara mengenai hal tersebut,” tutup Ardhi. •rdn

Berita terkait

Imbas Kebakaran Smelter Nikel PT KFI, Komisi VII akan Audit Investigasi
Industri dan Pembangunan
Imbas Kebakaran Smelter Nikel PT KFI, Komisi VII akan Audit Investigasi
RDP Komisi VII dengan PT PHE Hasilkan Enam Butir Kesimpulan
Industri dan Pembangunan
RDP Komisi VII dengan PT PHE Hasilkan Enam Butir Kesimpulan
Komisi VII: PT AMMAN Kelola Aktivitas Pertambangan Secara Terintegrasi dan Efisien
Industri dan Pembangunan
Komisi VII: PT AMMAN Kelola Aktivitas Pertambangan Secara Terintegrasi dan Efisien
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi VII
Sebelumnya

Selain Pengalihan Kuota Haji, Pansus Angket Haji DPR Juga Temukan Indikasi Korupsi

Selanjutnya

Komisi VII Miris Indonesia Tak Mampu Tangkal Ketergantungan Barang Impor

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1057)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4587)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|hakim agung|hakim adhoc|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 70%
Angin: 3 km/h