E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Soroti RUU Kelautan, Riezky Aprilia: Pentingnya Konsep

Diterbitkan
Rabu, 20 Mar 2024 09.02 WIB
Bagikan:
Soroti RUU Kelautan, Riezky Aprilia: Pentingnya Konsep

Anggota Komisi III DPR RI, Riezky Aprilia saat mengikuti rapat Kunjungan Kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR RI di Mapolda DIY, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta, Selasa (19/3/2024). Foto: Anju/nr.

PARLEMENTARIA, Yogyakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Riezky Aprilia menyoroti pentingnya perubahan dalam substansi kelautan dan maritim Indonesia melalui kunjungan kerja Pansus DPR RI di Mapolda D.I. Yogyakarta. Ia juga mengapresiasi pemikiran baru yang dibahas yakni konsep “Multi Task – Multi Agency”. Menurutnya, nomenklatur baru ini menjadi hal penting dalam perubahan atas Revisi Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang kelautan.

“Semoga dalam perumusan ini bisa mencari sebuah solusi terbaik bagi kelautan di Indonesia. Dan juga para instrumen-instrumen dari pemerintah yang akan berada di laut ini dapat bekerja secara skema, terukur, dan terpimpin agar kelautan di Indonesia ini bisa lebih berdaulat nanti kedepan,” kata Riezky Aprilia kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Panitia Khusus (Pansus) DPR RI di Mapolda DIY, Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta, Selasa (19/3/2024).

Lebih lanjut, kata Riezky, juga menyoroti prinsip “Right To Be Heard”. Hal ini mengingat, RUU Kelautan ini masih dalam tahap pendengaran opini dari berbagai pihak terkait.

“Nah, ini makanya kita masih dalam tahap “Right To Be Heard” dan kita lihat ini hal yang baru dari sekian banyak kami kunjungi (datang). Dan ternyata ada sebuah pembaharuan nomenklatur, yang terkait teknis untuk menjadi pertimbangan. Walaupun dalam setiap hal ini, apakah “Single / Multi”, ini terdapat positif (plus) dan negatifnya (minus), tetapi kita mencoba meminimalisir yang mana yang lebih less (sedikit) negatif untuk kelautan kita nantinya,” ungkapnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan juga menekankan luasnya cakupan kelautan di Indonesia. Ia menyebut bahwa negara ini tidak hanya mencakup lautan tetapi juga sungai-sungai besar.

“Nah, ini tadi beberapa diskusi kita sampaikan juga bahwa berbicara tentang perairan ini, semoga kedepannya kita serius. Karena inilah, garda terdepan kita. Karena, kelautan terlebih dahulu baru kemudian daratan. Nah, inilah yang memang harus kita konsisten untuk menggunakan terminologi maritim dan laut inilah yang katanya harus kita jaga kedaulatannya kedepan,” tambahnya.

Kunjungan Kerja ini menunjukkan komitmen DPR RI untuk memperkuat sektor kelautan dan maritim Indonesia demi kepentingan negara dan masyarakatnya. Perubahan yang diusulkan diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dan memaksimalkan potensi positif bagi kelautan Indonesia.

Tak hanya itu, Kunjungan yang berlangsung ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi terkait serta keseriusan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh kelautan Indonesia. Langkah-langkah konkrit diharapkan dapat diambil dalam waktu dekat untuk mewujudkan perubahan yang diinginkan. •aas/aha

Berita terkait

Marak Eksploitasi Lingkungan, Legislator Soroti Pentingnya RUU Masyarakat Hukum Adat
Politik dan Keamanan
Marak Eksploitasi Lingkungan, Legislator Soroti Pentingnya RUU Masyarakat Hukum Adat
Tepat Guna dan Sasaran, Muatan Materi RUU Kelautan Tidak Boleh Parsial
Politik dan Keamanan
Tepat Guna dan Sasaran, Muatan Materi RUU Kelautan Tidak Boleh Parsial
Pemerintah Harus Satu Suara dalam Pembahasan RUU Kelautan
Isu Lainnya
Pemerintah Harus Satu Suara dalam Pembahasan RUU Kelautan
Tags:#Pansus
Sebelumnya

Pembiayaan Program Kampanye Presiden Terpilih Jadi Bahan dalam Penyusunan APBN 2025

Selanjutnya

Komisi VII Desak Menteri ESDM Jelaskan Pencabutan IUP Oleh Menteri Investasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1056)
  • Industri dan Pembangunan(3703)
  • Isu Lainnya(1053)
  • Kesejahteraan Rakyat(3704)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4586)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
miras|Newport|Promosi Miras|Sidang Tahunan|Sidang Bersama|Marwah Lembaga|energi|WNI|petani|impor|RUU Ketenagakerjaan|PPPK|Bank Indonesia
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 32°C
Lembab: 73%
Angin: 9 km/h