#Non-Isu

Gobel Dorong Hadirnya Akses Listrik 86 Desa di Pulau Nias Sumut

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel menerima audiensi dari masyarakat Pulau Nias, Sumatera Utara di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023). Foto: Azka/Man.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel menerima audiensi dari masyarakat Pulau Nias, Sumatera Utara di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023). Foto: Azka/Man.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel menerima audiensi dari masyarakat Pulau Nias, Sumatera Utara. Dalam audiensi tersebut, masyarakat Pulau Nias menyampaikan aspirasi tentang masih belum tersedianya akses listrik di 86 desa di Pulau Nias.

Selain permasalahan belum tersedianya akses listrik, masyarakat Pulau Nias juga mengeluhkan permasalahan belum terpenuhinya akses transportasi baik laut maupun udara. Hal itu untuk menunjang perekonomian, sektor pariwisata dan sektor lainnya di daerah yang termasuk dalam daftar daerah tertinggal tahun 2020-2024 ini.

“Memang khusus mengenai listrik ini merupakan kebutuhan dasar yang di mana banyak, bukan hanya di Sumatera Utara khususnya Pulau Nias, tapi di daerah-daerah lain khususnya daerah 3T ini masih belum tersentuh akan ketersediaan listrik yang yang harus disediakan oleh pemerintah,” ujar Gobel kepada Parlementaria usai pertemua di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2023).

“Ketiadaan akses listrik ini berimplikasi pada kesejahteraan, kesehatan, dan pendidikan masyarakat di Pulau Nias.”

Untuk itu, Gobel yang juga didampingi oleh Wakil Ketua Komisi VI Martin Manurung ini mengatakan akan mendorong pemerintah, khususnya kementerian/lembaga terkait agar dapat memprioritaskan kesejahteraan masyarakat di daerah 3T utamanya pada sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi lainnya. Sebab, permasalahan belum tersedianya akses listrik juga berpengaruh pada berbagai sektor.

“Saya akan membahas ini dengan kementerian terkait, baik itu BUMN dan juga maupun dengan perusahaan yang terkait seperti PLN dan juga Kementerian ESDM. Bahkan mungkin saya akan bahas juga dengan kawan-kawan di Komisi XI maupun Komisi VI, bahkan mungkin Komisi VII. Saya akan bahas soal ini terkait dengan listrik, karena ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar dan harus segera diwujudkan,” tutupnya. •bia/rdn

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *