#Ekonomi dan Keuangan

Jaga Inflasi dan Ketahanan Pangan, Puteri Komarudin Ajak Berbagai Pihak Bersinergi

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin usai menghadiri Forum Edukasi Publik bertajuk Sinergi dan Inovasi dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang di Gedung Serba Guna Bintang Maruli, Kabupaten Karawang, Sabtu (24/6/2023). Foto: Ist/nr.
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin usai menghadiri Forum Edukasi Publik bertajuk Sinergi dan Inovasi dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang di Gedung Serba Guna Bintang Maruli, Kabupaten Karawang, Sabtu (24/6/2023). Foto: Ist/nr.

Tren inflasi secara nasional terus menurun. Badan Pusat Statistik mencatat inflasi sebesar 4 persen (yoy) pada Mei 2023. Begitupun, inflasi di Jawa Barat yang tercatat menurun, meski sedikit diatas inflasi nasional yaitu 4,32 persen (yoy). Untuk itu, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengajak berbagai pihak terus bersinergi dalam menjaga inflasi dan ketahanan pangan di Kabupaten Karawang.

“Kami pastinya menyambut baik atas sinergi dan inovasi yang terus terjalin lewat pertemuan ini, yang nantinya bisa bermanfaat untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang memang sangat erat kaitannya dengan kebutuhan hajat hidup rakyat banyak. Apalagi, kita juga dihadapkan ancaman krisis pangan secara global yang perlu kita antisipasi bersama,” urai Puteri dalam Forum Edukasi Publik bertajuk Sinergi dan Inovasi dalam Menjaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang di Gedung Serba Guna Bintang Maruli, Kabupaten Karawang pada Sabtu (24/6/2023).

Hadir dalam acara ini, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan Bank Indonesia (BI) melalui Tim Pengendali Inflasi Pangan Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) sejak Agustus 2022 telah meluncurkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk menstabilkan harga terutama dari pangan. “BI Jawa Barat bersama TPID se-Jawa Barat telah melakukan beberapa strategi pengendalian inflasi, diantaranya operasi pasar komoditas pangan strategis termasuk penyaluran beras di 1.605 titik per 19 Juni 2023, dan rencana Kerjasama Antar Daerah (KAD) sebanyak 10 di tahun 2023 dimana 3 KAD telah terealisasi, untuk mendukung kelancaran distribusi pangan,” ungkap Destry.

Lebih lanjut, Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang yang menjaga kestabilan harga bahan pokok di Kabupaten Karawang. “Harga barang kebutuhan pokok masih relatif stabil, meski beberapa jenis kebutuhan pokok masih mengalami fluktuasi. Tadi di Pasar Johar, kita lihat harga telur sudah turun. Minyak goreng juga sudah sesuai harga eceran tertinggi sekitar Rp15 ribu atau Rp14 ribu per liter. Makanya, kami berterima kasih kepada Pemkab Karawang yang sangat serius memperhatikan kestabilan harga di pasaran,” kata Jerry.

Selain itu, Bupati Kabupaten Karawang Cellica Nurrachadiana menyatakan Pemkab Karawang terus berkomitmen untuk menjaga peran Kabupaten Karawang sebagai lumbung pangan nasional. “Kami kendalikan pembangunan agar sesuai peruntukannya pada perda tata ruang, supaya sawah-sawah di Karawang tetap terjaga,” urai Cellica.

Kegiatan ini didahului dengan kunjungan di Pasar Johar untuk meninjau dan memastikan ketersediaan barang dan harga kebutuhan pokok, terutama untuk mengantisipasi Hari Raya Idul Adha 2023. Turut hadir dalam rangkaian acara ini Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Nita Ariastuti, Ekonomi Ahli Senior BI M Abdul Majid Ikram, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sri Rahayu Agustina. •ann/aha

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *